• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Umum

Anggaran Naik, Dewan Pertanyakan Komitmen Pemkot Tangani Banjir Surabaya

31 January
23:16 2020
2 Votes (4.5)

KBRN, Surabaya : Banjir dibeberapa titik menjadi pertanyaan akan keberhasilan program penanganan banjir yang dilakukan Pemkot Surabaya.

Bahkan Anggota DPRD Surabaya M. Machmud angkat bicara terkait hal ini. Menurutnya banjir kali ini merisaukan masyarakat. Sebab terjadi tak hanya di pinggiran kota. Genangan tinggi juga terjadi di titik-titik tengah kota. Termasuk kawasan Ahmad Yani dan Ketintang. Daerah yang selama ini sudah dibangun gorong-gorong cukup besar.

"Anggarannya selama ini tiap tahun ditingkatkan. Tapi banjirnya juga terus meningkat. Ada yang salah ini," ujar Machmud, Jum'at (31/1/2020)

Ia menjelaskan banyak keluhan yang diterimanya dari masyarakat. "Ponsel saya dari tadi bunyi terus. Warga kirim foto dan video melaporkan banjir parah di dearahnya. Kasihan saya," ujarnya.

Dia menilai pemkot tidak seperti yang digambarkan beberapa akun-akun di media sosial selama ini. "Kalau di medsos kan sering digambarkan responsif. Faktanya tadi seperti itu. Sebenarnya kalau responsif ketika hujan sudah langsung melakukan antisipasinya," ujar politisi asal daerah pemilihan Surabaya V itu.

Kata Machmud, apa yang dilakukan pemkot terkesan seperti memindahkan titik banjir. "Sekarang anggarannya diajukan untuk titik ini. Eh nanti banjirnya parah di titik yang lain," ucapnya.

Menurutnya, hal tersebut menujukkan perencanaan yang tidak benar. "Gak pinter itu orang-orang di bagian perencanaan kota," imbuh mantan jurnalis yang sempat menjadi pimpinan redaksi salah satu koran di Surabaya itu.

Machmud berharap kinerja pemkot benar-benar didasarkan pada perencanaan yang matang. Bukan sekadar pada pencitraan ke publik. "Sebab kalau sudah banjir seperti ini kelihatan yang sesungguhnya. Kinerjanya bener atau pencitraan saja. Kasihan warga," tukasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00