• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Umum

UNESA Upayakan Pemulangan 12 Mahasiswa di Wuhan

27 January
16:48 2020
1 Votes (5)

Prof Nurhasan Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menegaskan, Sudah melakukan koordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Cina dan Kementrian Luar Negeri untuk merencanakan strategi pemulangan 12 mahasiswa yang terisolir di Wuhan China.

Salah satu yang menjadi pertimbangan adalah kewaspadaan penularan coronavirus saat proses perjalanan keluar dari Wuhan.

"Pihak KBRI kemarin (26 Januari) sudah rapat terbatas untuk menyiapkan membuat formula yang baik pemulangan. Jangan sampai proses pemilangan justru berdampak mereka tertular. Karena penularan coronavirus masih dalam kajian,"

Meskipun sudah ada pembahasan antara KBRI, Kampus Central China Normal University (CCNU) Wuhan, namun sementara ini Pemerintah China belum memberikan izin mereka keluar dari Wuhan atau pulang ke Indonesia.

"Mereka masih berada di asrama kampus, karena tempat itu yang dianggap paling aman dan steril," ujarnya.

Terkait melambungnya harga kebutuhan pokok di Wuhan China, Nurhasan menegaskan pihak Unesa memberi support dengan mentransfer sejumlah dana untuk kebutuhan logistik bahan pokok yang diperlukan mahasiswa UNESA yang terisolir.

"Sudah proses, saya minta pagi tadi untuk kirim rekening dan hari ini kami transfer uang. Kami sampaikan agar mereka jangan sampai mengurangi porsi makan. Karena kalau kondisi mereka tidak sehat, maka kekebalan tubuh mereka berkurang dan mudah terkena virus," kata Nurhasan.

Menurut Nurhasan, sepuluh mahasiswa yang terisolir di Wuhan masih bisa makan makanan bergizi dengan cara memasak sendiri. Artinya tidak bergantung pada makanan instan. Meskipun harga bahan makanan sudah mulai melambung tinggi.

Selain itu untuk keperluan pengecekan kondisi mahasiswa tersedia juga alat pengukur suhu di setiap asrama bahkan setiap malam ada pengecekan khusus terhadap ke 12 mahasiswa UNESA.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00