• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemilu

Sambut Pilbup 2020, KPU Kabupaten Kediri Rekrut PPK

20 January
20:37 2020
1 Votes (5)

RRI, Kediri: Sambut Pilbup Tahun 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri membuka rekrutmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

"Pembukaan rekrutmen PPK ini, sekaligus bertujuan mengundang seluruh masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam agenda pesta demokrasi mendatang. Mari masyarakat yang berminat menjadi PPK, bisa langsung daftar ke kantor KPU Kabupaten Kediri antara tanggal 18-24 Januari 2020," kata Komisioner Divisi  SDM Parmas KPU Kabupaten Kediri, Nanang Qosim, di Kediri, Senin (20/1/2020).

Sesuai aturan PKPU, ungkap Nanang, kebutuhan PPK per kecamatan ada 5 orang. Namun, nantinya dengan merujuk pada kebijakan tersebut, maka KPU Kabupaten Kediri akan menerima 10 orang per kecamatan.

"Rinciannya seperti ini, jadi yang resmi diterima dan dilantik ada 5 orang PPK per kecamatan. Nah, 5 orang lainnya sebagai cadangan, untuk jaga-jaga jika ke depan dari 5 orang sebelumnya yang sudah terpilih, ternyata berhalangan," katanya.

Akan tetapi, tambah Nanang, jikalau memang ada beberapa kecamatan yang belum memenuhi, maka pihak KPU setempat diberi tenggang waktu sesuai dengan jadwal pkpu terbaru dari KPU RI. Tepatnya, ada tiga hari masa perpanjangan, kalau tidak memenuhi kuota.

"Tapi kami yakin, dengan perkembangan ini, insya Allah akan memenuhi kuota," katanya.

Untuk tahapan, kata Nanang, prosesnya dimulai dari seleksi administrasi. Kemudian, mereka yang lolos, berhak ikut tes tulis.  Setelah tes tulis, bakal diambil 10 besar maksimal dari masing- masing kecamatan.

"Kalau sudah tes tulis, mereka bisa mengikuti tes wawancara. Saat inilah, kita akan nilai kelayakannya dan kemampuannya, baik itu di bidang pengetahuan tentang kepemiluan maupun ke materi lainnya. Idealnya, calon PPK ini paham jumlah desa, hingga jumlah kecamatan di daerahnya, dan itu menjadi prioritas kami yang selanjutnya," katanya.

Kemudian, lanjut Nanang, salah satu syarat yang harus ditandatangani calob PPK ini, adalah surat pernyataan bahwa mereka tidak pernah menjadi anggota partai politik atau pengurus partai politik. Lalu, yang kedua, mereka tidak pernah menjadi tim sukses.

"Oh ya, setelah tes tulis ada jeda selama tujuh hari untuk pemberian tanggapan masyarakat. Jadi kalau setelah tes tulis dia dinyatakan lolos, tapi ada tanggapan masyarakat, maka bisa jadi dia gugur.  Bahkan, mohon maaf, kalaupun sudah dilantik ternyata ditemukan bukti bahwa dia pernah menjadi tim sukses, atau sebagai pengurus partai dalam lima tahun ke belakang, maka dia secara otomatis dia sudah melanggar surat pernyataan sendiri dan secara kode etik dia harus diganti dan melalui mekanisme itu dalam masyarakat," tegasnya.

Sebelumnya, dalam mengedukasi masyarakat tentang Pilbup Tahun 2020, KPU Kabupaten Kediri telah mengadakan agenda Sosialisasi pemilihan 2020 berbasis komunitas, bertajuk 'KPU Kabupaten Kediri KopDar bersama komunitas pecinta mobil Suzuki Forza', Minggu (19/1), di Taman Wisata Kalasan Ubalan Kabupaten Kediri. Pada acara ini, turut dihadiri anggota/pecinta mobil Suzuki Forza wilayah Kediri.

"Kami dari KPU Kabupaten Kediri merasa sangat penting, untuk mengajak seluruh elemen masyarakat agar mau terlibat aktif dalam mensukseskan pelaksanaan pemilihan Bupati Wakil Bupati Kediri tahun 2020, termasuk kepada teman-teman pecinta otomotif Kediri," katanya.

Sebagai informasi, acara sosialisasi ini dikemas dalam bentuk diskusi ringan dengan diselingi hiburan musik dari internal komunitas SFCI, acara ditutup dengan rolling bersama anggota pecinta mobil Forza chapter Kediri Raya dan sekitarnya. (ac)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00