• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kriminal

Simpan Ratusan Pil Dobel L, Polresta Kediri Tahan Pemuda

14 January
14:29 2020
1 Votes (5)

RRI, Kediri: Akibat menyimpan ratusan obat keras jenis dobel L, Polresta Kediri menahan seorang pemuda asal Desa Datengan, Kecamatan Semen Kabupaten Kediri, bernama Mohamad Sigit Saputro (26). Penangkapan tersangka ini dilakukan personel Satreskoba Polresta Kediri, pada Minggu malam (12/1/2020).

"Tersangka bernama Sigit ini kami tangkap karena diketahui membawa obat keras jenis dobel L. Kami duga, ia juga berperan sebagai pengedar pil dobel L," kata Kasubbag Humas Polresta Kediri, AKP Kamsudi, di Mako Polresta Kediri, Selasa (14/1/2020).

AKP Kamsudi mengungkapkan, penahanan tersangka ini diketahui setelah anggotanya memperoleh informasi tentang peredaraan pil dobel L di wilayah hukum Polresta Kediri. Tepatnya, di sekitar Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

"Pasca kami dapat informasi tersebut, dan saat itu diduga pelaku berada di Jalan KH. Wahid Hasyim Kelurahan Bandar Lor, maka personel kami langsung menggelar penangkapan di TKP," katanya.

Pada peristiwa ini, tambah AKP Kamsudi, tersangka Sigit kala itu berada di salah satu warung nasi goreng. Namun, ia tidak bisa mengelak.

"Bahkan saat itu pula, petugas juga langsung melakukan pemeriksaan dan penggeledahan badan, hingga menemukan barang bukti berupa ratusan pil dobel L. Barang haram ini, disimpan oleh Sigit di dalam tas selempang, dan akhirnya si pelaku dibawa ke Mako Polresta Kediri," katanya.

Dari pengamanan di Mako Polresta Kediri, diketahui jumlah pil dobel L yang disimpan Sigit, mencapai 764 butir. Saat ditangkap, ia juga membawa satu pack plastik klip kosong, satu unit HP yang diduga digunakan untuk transaksi, dan tas selempang milik tersangka.

Lebih lanjut, perbuatan tersangka yang diduga sebagai pengedar, melanggar Pasal 196 yo Pasal 98 Ayat 2 Undang-Undang (UU) Republik Indonesia (RI) Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Pada pasal ini, menyatakan, barang siapa dengan sengaja mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memenuhi standar atau persyaratan keamanan, diduga melakukan tindak pidana. (ac)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00