• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Umum

Walikota Surabaya Risma Pantau Kebakaran di UFO

28 December
12:51 2019
1 Votes (5)

KBRN, Surabaya  :   Kebakaran di Toko Elektronik  UFO  Jalan Kertajaya no.149, Surabaya   yang terjadi pukul  10.00 ,Sabtu (28/12/2019)  WIB siang tadi  hingga saat ini masih coba diatasi petugas  PMK Kota Surabaya. Bahkan Walikota Surabaya Tri Rismaharini turun langsung upaya pemadaman di lokasi dan mengkondisikan seluruh jajarannya untuk segera memadamkan api.   

Reporter  RRI Surabaya yang ada dilokasi kejadian melaporkan, api cukup besar melalap bangunan empat lantai tersebut , sementara  puluhan petugas pemadam mencoba melokalisir agar api tidak merambat ke bangunan lainnya. Akibat kejadian ini jalan Kertajaya ditutup sementara dan arus lalu lintas dialihkan. 

Terbakarnya barang elektronik membuat upaya pemadaman cukup sulit, asap hitam tebal terus mengepul di lokasi kebakaran. Sampai sampai petugas kehabisan air namun api belum dapat dipadamkan . Beruntung bantuan segera datang dan membantu pemadaman.  Hingga pukul 12.10  WIB api coba dijinakan kembali dibantu tujuh kendaraan unit PMK Kota Surabaya .



Secara keseluruhan Kepala Dinas PMK Kota Surabaya Dedi Irianto mengatakan ,pihaknya telah memberangkatkan 1 unit tangga 104 meter, tim orong orong ditambah 2 unit walang kadung dan dua unit rescue dan 1 unit matra  di bantu 1 unit dari Rayon I, 1 unit dari rayon Balai Pemuda, kemudian 1 unit dari Pos Grudo Pam Gereja Hati kudus, 1 unit 2 Cepu Pam Balai Kota, 1 unit Menur, 1 unit Pos Mulyorejo Pam Pam perempatan kedung Cowek, 1 unit Rayon 5 Pam Siola, 1 Unit 3 Demak Pam Gereja Bethani  sehingga totalnya  29 Unit ditambah dua walang kadung.

Mengenai kerugian materil menjadi ranah Kepolisian dan  masih belum diketahui sementara keberaaan korban jiwa juga belum diperoleh keterangan dari petugas maupun pemilik bangunan yang terbakar.  Polisi saat ini sudah membuka kembali Jalan, setelah proses pendinginan selesai dilakukan .

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00