• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

Cegah Penyakit, Asupan Cairan Tubuh Harus Tercukupi

7 December
14:50 2019
1 Votes (5)

KBRN, Surabaya : Asupan cairan cukup penting bagi tubuh. Rata-rata pria dewasa memerlukan cairan  2,5 liter perharinya, sedangkan seorang wanita dewasa 2,3 liter cairan perhari.

Pentingnya cairan dalam tubuh itu jika tidak seimbang maka bisa menimbulkan berbagai penyakit salah satunya terkena dehidrask bahkan Demam Berdarah Dangue (DBD).

dr Dominicus Husada SpA(K), dokter spesialis anak RSUD Dr Soetomo Surabaya, menyarankan agar masyarakat termasuk anak-anak agar mendapatkan asupan cairan cukup.

"Ya pengobatan penyakit itu cairan termasuk Demam Berdarah. Maka yang kita lakukan dengan cairan. Tubuh manusia sebagian besar cairan itu cara makhluk hidup menjaga keseimbangan maka keseimbangan cairan itu pe nting," ungkap dr Dominicus Husada SpA(K) disela kegiatan Medical Discussion di Surabaya, Sabtu (7/12/2019).

Dominicus menjelaskan selama ini ilmu kedokteran belum pernah berhasil menemukan obat yang mematikan virus DB maka kita menganjurkan dengan cairan.

"Kalau normal ada yang ada di pembuluh darah diluar sel ada komposisinya. Kalau kita tidak merasa gak enak, lemas, atau kekurangan cairan itu harus dikembalikan," paparnya.

Sementara itu Budi Harya Nugraha brand Comunication Pocari Sweat menambahkan cara
praktis untuk mengecek tubuh terhidrasi dengan baik atau tidak, adalah dengan melihat warna urine. 

Jika urine berwarna cerah cenderung bening artinya tubuh terhidrasi dengan baik. Sebaliknya, jika urine berwarna keruh cenderung gelap, maka asupan cairan perlu ditambah.

"Ketika DBD cara penanganan DBD melalui cairan. Yang dijaga cairan dalam tubuh jadi pasien DBD tidak boleh dehidrasi. Pocari Sweat bermanfat untuk menjaga orang dehidrasi," tambahnya.

Dalam kesempatan ini kata Budi Harya Pocari sengaja memberikan kepada peserta yang kebanyakan semua dokter. Ini sekaligus upaya transfer ilmu agar apa yang diberikan dapat bermanfaat.

"Jadi ini update keilmuaan tentang DBD. Sebenarnya ini lebih dari update keikmuan. Harapannya dokter punya program masing-masing agar penanganannya lebih cepat.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00