• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik & Pemerintahan

80 ASN Pemkot Kediri Ikuti Pembekalan Purna Tugas

12 November
19:41 2019
0 Votes (0)

RRI, Kediri: Sebanyak 80 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Kediri, hari ini mengikuti pembekalan persiapan purna Tugas PNS di Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Kediri, Selasa (12/11/2019). Para ASN yang mengikuti pembekalan ini terhitung mulai tanggal (TMT) Januari 2020 - Juli 2020 akan memasuki masa pensiun.

Dalam sambutan Walikota Kediri yang dibacakan Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu Hernaning Sulistyo, mengatakan, cepat atau lambat, semua PNS akan memasuki masa pensiun (purnabakti). Ini berarti, mereka akan dihadapkan pada permasalahan sosial yang sangat kompleks, karena secara psikologis para pensiunan harus menyesuaikan dengan lingkungan hidup yang baru.

"Oleh karena itu PNS yang akan menjalani pensiun perlu dipersiapkan mental, kemampuan dan ketrampilan lain yang dapat dipakai sebagai modal dalam hidup di lingkungan yang baru," ujar Budwi Sunu, Selasa (12/11/2019).
 
Budwi Sunu menyampaikan, ada beberapa perubahan pada saat seseorang menjalani masa pensiun, perubahan dari aktivitas yang tadinya bekerja menjadi tidak bekerja, yang tadinya memiliki keterlibatan kerja atau peran ditempat kerja menjadi sudah tidak ada lagi. Di samping itu, juga adanya penurunan pendapatan,  perubahan relasi sosial, adanya penurunan kesehatan karena usia yang semakin bertambah dan sebagainya.

"Perubahan yang terjadi bisa jadi akan menimbulkan ketidakpastian dan ketidaknyamanan sehingga terkadang pensiun merupakan hal yang menjadi diabaikan atau kurang diperhitungkan untuk dipersiapkan," katanya.

Di sisi lain, persiapan pensiun biasanya menjadi terabaikan dan kurang mendapatkan perhatian karena meskipun masa pensiun sudah dekat.  Namun demikian, biasanya pegawai masih menyibukan diri dengan tugas dan pekerjaannya.

Untuk itu, Budwi Sunu menjelaskan, ada beberapa aspek atau area yang perlu disiapkan dalam persiapan pensiun. Misalnya, aspek ekonomi, berkaitan dengan pengelolaan keuangan serta kewirausahaan. Lalu, aspek psikologis yaitu mempersiapkan mental untuk menghadapi perubahan pada saat pensiun.

"Ada pula aspek sosial yaitu bagaimana menyiapkan setelah pensiun tetap memiliki peran sosial dan menyiapkan dukungan sosial ketika pensiun tiba. Lalu, aspek fisik berkaitan dengan kesehatan, diantaranya dalam rangka membangun perilaku kuratif untuk menjaga kesehatan dan mengatur pola makan," katanya.

Budwi Sunu berpesan, kepada peserta pembekalan persiapan purna tugas PNS ini, agar dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik dan seksama. Persiapan pensiun tidak hanya persiapan bagi PNS yang akan memasuki masa pensiun tetapi juga perlu mempersiapkan keluarganya sehingga ada dukungan.

"Program persiapan pensiun akan menjadi optimal jika dirancang minimal melibatkan istri atau suami (pasangan) sehingga pada saat diperlukan pengambilan keputusan persiapan pensiun maka pasangan akan memberikan dukungan dan terlibat dalam pengambilan keputusan persiapan pensiun," katanya.

Selain itu, program ini akan lebih baik diawali dengan membangun persepsi positif dan cara pandang yang benar mengenai pensiun. Ia berharap, apa yang disampaikan pada kegiatan ini dapat bermanfaat dan membuka wawasan peserta sehingga tujuan kegiatan ini dapat tercapai yaitu untuk mempersiapkan PNS yang akan memasuki masa pensiun agar mampu menyesuaikan diri dan menerima perubahan lingkungan dan mempunyai alternatif.

"Kami harap, mereka juga berani mengambil keputusan untuk melakukan aktivitas yang positif," pesannya.

Perlu diketahui, acara ini menghadirkan narasumber dari Bank Jatim dan PT. Taspen. Selain itu, para peserta pembekalan juga akan diberikan pelatihan kewirausahaan. (ac)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00