• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hiburan

Kapolres Kediri Kota Ungkap Pesan Di Balik Film 'Hanya Manusia'

7 November
20:09 2019
1 Votes (0)

RRI, Kediri: Kapolres Kediri Kota, AKBP Miko Indrayana, mengungkap pesan penting di balik film karya anak bangsa, berjudul 'Hanya Manusia'. Salah satunya, terkait tentang bahaya tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di tengah masyarakat, terutama bagi kaum hawa.

Pernyataan ini disampaikan Miko, usai menggelar Nonton Bareng (Nobar) Film Hanya Manusia, bersama segenap Forkopimda dan kalangan pelajar, di Cinema XXI Ramayana, Kediri, Kamis (7/11/2019).

Menurut dia, seiring berkembangnya dunia digital, termasuk media sosial, maka mulai sekarang masyarakat harus semakin waspada. Idealnya, mereka jangan mudah percaya dengan orang yang baru dikenal.

"Film yang diproduksi atas kerja sama Divisi Humas Polri ini kan mengajarkan tentang pentingnya keterkaitan antara anggota keluarga. Jadi, diharapkan dengan keterikatan antar anggota keluarga ini masing masing tidak bersifat apatis, si adik tahu ke kegiatan kakak kakak pun tahu kegiatan si adik," kata Kapolres Kediri Kota, AKBP Miko Indrayana, Kamis (7/11/2019).

Kemudian, saran dia, untuk meminimalkan kasus tindak pidana TPPO, maka dibutuhkan bantuan dari seluruh lapisan masyarakat. Apalagi, petugas Polri tidak mampu untuk menghilangkan tindak pidana tersebut apabila tidak ada bantuan dari masyarakat.

"Hal paling penting, kita boleh bersikap apatis terhadap lingkungan kita. Apalagi, di lingkup keluarga itulah pasti akan menentukan bagaimana si anak nanti dan sang orang tua pun harus tahu apa yang harus dilakukan sebagai orang tua," katanya.

Untuk di Kediri, dia menilai, potensi TPPO ini memang ada, hal ini karena wilayah ini juga berdekatan dengan daerah lain. Bahkan, beberapa waktu lalu pihaknya mencatat ada satu kasus yang sudah ditangani terkait dengan TPPO.

"Oleh karena itu, kami mengharapkan bantuan dari masyarakat," katanya.

Salah satu pelajar dari SMA Negeri 3 Kediri, Farinsa Sifa Devi, mengaku, film yang mengisahkan tentang suka duka petugas kepolisian dalam mengungkap kasus TPPO, dengan pemeran wanita, Prisa Nasution sebagai Polwan Divisi Reskrim bernama Annisa dan Lian Firman sebagai Polisi Pria bernama Aryo, memiliki banyak pesan bagi publik.

"Apalagi saya sebagai pelajar, film itu memberi pelajaran bermakna dan sangat bagus dipublikasikan kepada khalayak. Tujuannya, supaya kita lebib waspada lagi terhadap orang orang yang tidak dikenal, terutama melalui medsos," katanya.

Terkait dengan tugas Polri, lanjut perempuan berhijab ini, pihaknya sangat mengapresiasi kinerja para petugas berwajib. Menurutnya, mereka sangat berjasa bagi masyarakat, karena mengutamakan layanan terbaik bagi publik, meskipun nyawa taruhannya.

"Polisi itu sangat hebat dan sangat berjasa bagi negara dan masyarakat. Ke depan, saya akan lebih waspada lagi dalam bermain medsos, dan bakal mengambil sisi positifnya daripada negatifnya," katanya.

Sementara itu, ikut hadir dalam Nobar Film Hanya Manusia, Dandim 0809 Letkol Kav. Dwi Agung Sutrisno, Kepala OJK Perwakilan Kediri, Bambang Supriyanto, Ketua PCNU Kota Kediri, Gus AB, perwakilan Dinas Pendidikan Kota Kediri, kalangan perbankan, Staf Humas PT Gudang Garam Tbk, sejumlah pelajar, dan guru pendamping di Kota Kediri. (ac)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00