• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik & Pemerintahan

PDOI Jatim Beri Catatan Khusus jika Nadiem jadi Menteri

22 October
15:30 2019
1 Votes (5)

KBRN, Surabaya: Munculnya Nadiem Makarim yang bakal menjadi menteri di kabinet Pemerintahan Jokowi-Mar'uf Amin mendapat sorotan dan catatan khusus dari "Perhimpunan Driver Online Indonesia" (PDOI) Jawa Timur.

Menurut Daniel Lukas Rorong, Humas PDOI Jatim, sosok dan pemikiran inovatif Nadiem masih sangat dibutuhkan di Gojek.

Untuk itu, Daniel sangat menyayangkan jika Nadiem harus mundur dari perusahaan star up yang didirikannya sejak 2012 lalu tersebut.

"Berbuat dan berkarya untuk negeri, tidak harus menjadi menteri," kata Daniel, Selasa (22/10).

Namun, Daniel tetap menghormati keputusan yang telah diambil oleh pendiri dan CEO Go-Jek tersebut.

"Namun kami juga punya hak untuk mengingatkan Pak Jokowi perihal menteri yang akan ditunjuknya, meski itu hak preogratif presiden," ujar Daniel, yang juga salah satu penggugat Permenhub 108 yang dikabulkan Mahkamah Agung.

Lalu, apakah PDOI Jatim akan demo turun ke jalan untuk menyikapi keputusan Presiden Jokowi, jika nanti benar Nadiem akan dimasukkan dalam jajaran kabinetnya?

Ditegaskan Herry Wahyu Nugroho, Ketua PDOI Jawa Timur, pihaknya masih belum ada rencana untuk demo.

"Belum ada rencana untuk demo dalam waktu dekat terkait Nadiem nantinya jadi menteri. Kami masih wait and see dulu," tegas Herry.

Hal senada juga diungkapkan Rahmatullah Riyadi, Sekretaris PDOI Jawa Timur
.
"Kami masih menampung aspirasi dari arus bawah terlebih dahulu," katanya.

Namun Rahmat menilai, sosok Nadiem masih belum layak menjadi menteri.

Contoh skala kecil saja, lanjut Rahmat, dalam menjalankan bisnisnya di Gojek, Nadiem belum mampu mensejahterakan mitra nya, para driver online, baik yang roda dua maupun roda empat.

"Padahal, pesatnya peningkatan bisnis yang diterima Gojek saat ini tidak lepas dari para mitranya," ungkapnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00