• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Olahraga

PBSI Jatim Harap Audisi Bulutangkis PB Djarum Digelar 2 Kali Setahun

19 October
23:27 2019
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : Pengurus Propinsi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia Pengprov PBSI Jawa Timur mengapresiasi gelaran Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 yang kembali hadir di Surabaya. Dari enam rangkaian Audisi Umum ditahun ini, kota Surabaya menjadi kota ketiga setelah, digelar di kota Bandung dan kota Purwokerto.
Martinus Rudianto selaku Ketua Harian Pengprov PP PBSI Jawa Timur mengapresiasi  program Audisi Umum bulutangkis di Surabaya dan bisa memberikan kontribusi untuk perkembangan bulutangkis Jawa Timur.
"Saya katakan bahwa Pengprov PBSI Jawa Timur memberikan apresiasi yang sebesar besarnya pada tim pencari bakat khususnya dari Audisi Umum PB Djarum yang telah memberikan kontribusi yang besar sekali pada pembinaan bulutangkis Jawa Timur. Kita semua tahu Audisi ini sudah berlangsung cukup lama, bertahun tahun dan kami harapkan bisa berjalan terus seperti rencana semula", ujar Martinus Rudianto, Sabtu (19/10/2019).
“Ada perwakilan orang tua atlet, jika Audisi Umum di Jawa Timur ini diadakan dua kali dalam setahun dengan harapan meski gagal dipertama dapat mengikuti yang keduanya, Ini menandakan di Jawa Timur itu sangat berantusias sekali terhadap Audisi ini", lanjut Ketua Harian PBSI Jatim.
Audisi Umum Bulutangkis PB Djarum di kota Surabaya akan berlangsung mulai dari tanggal 20 Oktober hingga 22 Oktober mendatang bertempat di GOR Sudirman.
Diakui oleh Martinus, dengan adanya Audisi Umum di Surabaya ini menandakan jika animo para peserta di daerah Jawa Timur cukup besar. Melihat salah satu kasus, jika gagal pada satu Audisi bisa ikut kembali di Audisi berikutnya dengan harapan dapat masuk ke klub PB Djarum.
"Kemarin malam, saya kedatangan salah satu orang tua atlet dari Yogyakarta, jika anaknya sudah mengikuti Audisi Umum di Purwokerto lalu gagal dan ingin kembali lagi ikut di Audisi Surabaya ini." pungkasnya.(OA)


tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00