• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sosial

Resah Akan Isu KPK, Himpunan Mahasiswa Katolik Gelar Diskusi Publik

15 October
18:29 2019
1 Votes (5)

Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Provinsi Jawa Timur menggelar Diskusi Publik mengangkat tema "Quo Vadis KPK?" di auditorium K H Moh Saleh Universitas Dr Soetomo, Selasa ( 15/10/2019).

 "Kegiatan diskusi seperti ini sangat penting bagi mahasiswa agar mendapatkan refrensi yang luas akan isu yang diangkat", ujar Rektor Unitomo, Bachrul Amiq saat memberikan sambutan. Diikuti ratusan mahasiswa Katolik se Jatim, kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak. 

Dalam sambutannya Emil mengapresiasi Rektor Unitomo yang memberikan ruang diskusi kepada organisasi ekstra kampus. "Ini kesempatan yang bagus untuk belajar organisasi, ajang mengasah intelektual dalam berorganisasi dalam memersiapkan bangsa yang lebih baik ke depannya", ungkapnya.

Emil menambahkan kegiatan PMKRI Prov. Jatim menjadi menarik karena memasukkan unsur doa bersama untuk Indonesia sebelum memulai diskusi. "Melalui doa bersama yang dilakukan, kami mengharapkan melalui mahasiswa kita tunjukkan jangan sampai mengalami konflik sosial. 

Emil berharap bangsa Indonesia  dijauhkan dari konflik sosial untuk Indonesia lebih baik. Dalam Diskusi Publik, PMKRI Prov. Jatim mendatangkan Benny Kabur Harman, Anggota DPR RI dan Vieta Cornelis, Dosen Fakultas Hukum (FH) Unitomo serta Titik Diniyah, Badan Pekerja Malang Corruption Watch.

Mengawali diskusi, Titik Diniyah mengatakan KPK cenderung mengalami pelemahan akan Surat Presiden tentang persetujuan revisi UU KPK. Senada dengan Titik Diniyah, Vieta Cornelis mengatakan lembaga pemberantasan korupsi seperti KPK harus mendapat dukungan dari berbagai unsur masyarakat termasuk para akademisi.

 ”Namun yang perlu diingat, sebagai kalangan akademisi kita dalam upaya mendukung KPK juga harus mengkaji dalam koridor akademisi agar dukungan tidak menuai kesan negatif, karena saat ini sangat rawan akan isu negatif. Kami mendukung kiat Wakil Gubernur Jatim untuk menjauhi konflik sosial”, tambah Vieta.

Sementara Benny K Harman mengatakan hadirnya dalam diskusi ingin mengajak mahasiswa untuk berfikir kritis dalam menghadapi isu yang ada.

  • Tentang Penulis

    Indra Mahadi

    &lt;&nbsp; indracahyono77@gmail.com&nbsp; &gt;<br />

  • Tentang Editor

    Indra Mahadi

    &lt;&nbsp; indracahyono77@gmail.com&nbsp; &gt;<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00