• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum & HAM

Sinergitas, KPPBC Kediri Bersama Kejari Kota Kediri Musnahkan BMN

10 October
12:57 2019
1 Votes (5)

RRI, Kediri: Tingkatkan sinergitas antar instansi pemerintah, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Dan Cukai/ KPPBC Tipe Madya Kediri menggandeng Kejari Kota Kediri menggelar pemusnahan barang milik negara (BMN)senilai Rp 417.947.566.

"Pemusnahan ini digelar atas hasil penindakan KPPBC Tipe Madya Kediri pada tahun 2017 dan semester 1 tahun 2019," kata Kepala KPPBC Tipe Madya Kediri, Suryana, saat melakukan pemusnahan barang milik negara, di Kediri, Kamis (10/10/2019).

Menurut dia, hasil penindakan atas pelanggaran ketentuan di  bidang cukai ini meliputi 58 kali penindakan. Masing-masing di antaranya, lebih dari 72.000 batang sigaret kretek tangan (SKT) dan sigaret kretek mesin (SKM) tanpa pita cukai.

"Ada pula 675 botol minuman mengandung etil alkohol/ MMEA tanpa dilekati pita cukai," katanya.

Di samping itu, kata dia, ada pula liquid vape tanpa pita Cukai sebanyak 173 botol. Kemudian, juga ada barang milik negara atas kiriman luar negeri yang merupakan barang larangan dan pembatasan (Lartas) sebanyak 72 kali penindakan.

"Berbagai barang milik negara ini, ada juga di antaranya sex toys atau vibrator sebanyak 57 unit," katanya.

Di samping itu, termasuk barang milik negara berupa air softgun atau bagian senapan sebanyak 4 unit, dan obat-obatan maupun kosmetik sebanyak 2.900an butir.

Sementara itu, turut hadir dalam agenda ini, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Martini. Bahkan, tampak pula sejumlah lembaga Pemerintah, seperti BPOM, Kantor Pos, dan lainnya.

Martini melanjutkan, bahwa pihaknya terus bersinergi dengan Kantor Bea Cukai, di mana dalam hal ini Kejaksaan bertindak sebagai eksekutor.

"Kami berharap, upaya penindakan semacam ini kian ditingkatkan. Tujuannya, guna memberikan efek jera bagi pelaku dan membuat masyarakat lebih taat hukum," katanya.

Sebagai informasi, pihaknya juga melakukan penindakan terhadap Pengusaha MMEA ilegal di Kecamatan Kota, Kota Kediri tanggal 6 April 2019. Saat itu, Hakim Pengadilan Negeri Kota Kediri mengadili terdakwa "M" usia 72 tahun dalam Perkara Tindak Pidana di bidang Cukai. Akibat perbuatannya, terdakwa dijatuhi hukuman pidana 1 tahun 10 bulan dan denda sebesar Rp 35 juta subsider 2 bulan. (ac)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00