• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik & Pemerintahan

Politisi Demokrat Herlina, Siap Maju Pilwali Surabaya 2020

16 September
23:03 2019
0 Votes (0)



KBRN, Surabaya : Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC Partai Demokrat Surabaya, Herlina Harsono Njoto menegaskan, bahwa partainya belum membuka pendaftaran bakal calon walikota dan wakilnya dalam menghadapi Pilkada Surabaya  2020. Namun, menurutnya apabila dari pantauan partainya, dirinya dianggap berpotensi untuk diusung pada pilkada mendatang, ia mengapresiasinya.
"Saya secara pribadi merasa tersanjung, jika radar partai menganggap dirinya punya peluang (sebagai calon)," terangnya, Senin (16/9/2019).

Anggota DPRD Surabaya ini menyatakan, siap jika Partai Demokrat menugaskannya untuk maju Pilwali. Meski, saat ini, partainya meminta agar konsentrasi pada tugas kedewanan.
"Namanya petugas partai ditempatkan dimana saja harus siap," paparnya.

Namun, menurutnya, pelaksanaan pilkada masih terlalu jauh. Kendati demikian, hingga kini, dirinya tetap intensif turun ke masyarakat. Meski, dirinya juga menunggu arahan partai selanjutnya.
"Pendaftaranya kan April. Masih jauh," sebutnya.

Ia menilai, kemunculan namanya sebagai salah satu kandidat yang diproyeksikan ikut ambil bagian pada 
pilkada 2020 merupakan peta baru.
"Selama ini yang muncul kan hanya nama WS, Eri Cahyadi, Dyah Katarina dan beberapa nama lain," urainya.

Herlina mengakui, dengan perolehan 4 kursi di DPRD Surabaya, masih membutuhkan 6 kursi lagi agar bisa mengusung pasangan calon. Tetapi, ia mengaku, partainya telah melakukan komunikasi dengan beberapa partai lain, guna membuka peta politik baru.
" Komunikasi awal ada, tapi bukan dengan partai penguasa," ungkapnya.

Ke depan, mantan ketua Komisi A ini yakin, partainya akan melakukan survey untuk melihat popularitas dan elektabilitas serta kelayakan dari calon yang diusung pada pilwali 2020.
"Kami gak kepingin latah buka pendaftaran jauh-jauh hari. Tapi, memang, masing-masing partai punya cara sendiri-sendiri," pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00