• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik & Pemerintahan

Zona Integritas, Komitmen Pemkot Kediri Wujudkan Pemerintahan Bebas Korupsi

16 September
17:59 2019
0 Votes (0)

RRI, Kediri: Untuk mewujudkan komitmen, instansi pemerintahan yang bebas dari korupsi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik agar tercipta Pembangunan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Pemerintah Kota Kediri melakukan penandatanganan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas.

Pada acara yang bertempat di Ruang Kilisuci, Balai Kota Kediri, Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar mengemukakan, pencanangan zona integritas dan wilayah bebas korupsi sudah dilakukan pemda sejak lama.

"Namun demikian, Pencanangan Zona Integritas ini dilakukan untuk lebih memantapkan bahwa Pemerintah Kota Kediri bekerja dengan integritas," kata Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar, didampingi Wakil Walikota Kediri, Sekretaris Daerah Kota Kediri dan Kepala Barenlitbang Kota Kediri ketika menghadiri acara pencanangan zona integritas, di Balai Kota Kediri, Senin (16/9/2019).

Abdullah mengungkapkan, bahwa target dan sasaran pencanangan zona integritas adalah semua OPD di Pemerintah Kota Kediri. Hal itu baik yang ada di kelurahan, kecamatan dan dinas-dinas lain yang melayani seperti DPMPTSP, Dispendukcapil, Gambiran, dan lainnya.

"Kami akan ikut mengintervensi agar pelayanannya jauh lebih baik dan lebih optimal lagi. Semua nanti akan bekerja dan dilakukan bersama-sama," jelas pria yang akrab disapa Mas Abu.

Ke depan, penandatanganan pencanangan zona integritas akan dilakukan secara bertahap. Lalu, direncanakan akan rampung sampai tahun 2024 mendatang. Namun kali ini, masih lima instansi yang melakukan penandatanganan.

Kelima instansi ini, terdiri dari 3 kecamatan yaitu Kecamatan Mojoroto, Kecamatan Pesantren, dan Kecamatan Kota, serta 2 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yaitu DPMPTSP dan Dispendukcapil.

"Meskipun hari ini ada lima OPD, tapi saya anggap semuanya sudah," kata Mas Abu.

Walau begitu, sebagai wujud keseriusan dalam menjalankan pencangan zona integritas, Abdullah Abu Bakar berharap, seluruh OPD dapat bekerja bersama serta ke depan, dapat membuat aplikasi khusus untuk mempermudah memantau kinerja seluruh OPD dan sebagai mesin indikator.

"Saya minta ini nanti dikawal oleh Sekretaris Daerah, dan dikawal oleh Tim IT yang bisa langsung saya terima. Dan saya minta juga ada hotline dalam bentuk SMS/WA untuk laporan,  sehingga saya punya mesin indikator tersendiri, dan harus dipasang di setiap OPD, sekolah, dan media sosial," katanya.

Kemudian, sistem itu hanya akan dapat dilihat oleh Walikota Kediri. Untuk selanjutnya, jikalau ada masalah ke depan, maoa pihaknya akan memberikan informasi kepada OPD terkait.

"Kalau misal, anak buahnya ada yang melakukan pungli, ya, kita nanti akan tindak langsung," tegasnya. 

Di sisi lain, pihaknya menginginkan agar rencana pembangunan yang sudah dituangkan dalam RPJMD dapat dilaksanakan seluruh OPD sesuai tupoksi masing-masing.

"Tadi sudah disampaikan dalam paparan dan sudah cukup detail. Di sini banyak indikator-indikator yang harus dicapai, dan saya minta Barenlitbang, tolong RPJM dibuat buku saku dan diberikan ke seluruh OPD supaya kita paham dengan tupoksi masing-masing sehingga lebih mudah untuk mencari solusi dan terobosan-terobosan," katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Barenlitbang Kota Kediri, Edi Darmasto juga memaparkan sasaran dan target kinerja sasaran RPJMD Kota Kediri tahun 2020-2024.
Menurut dia, Kota Kediri telah memenuhi syarat untuk pengajukan WBK/WBBM tingkat instansi pemerintah. Terkait syarat pengajuannya adalah, Opini BPK WTP minimal 2 kali berturut turut dan Nilai AKIP minimal CC.

Lebih lanjut, Edi menyebutkan,  proses pembangunan zona integritas menuju WBK/WBBM antara lain, Pencananangan Zona Integritas, Pembangunan Zona Integritas, pengusulan, review Tim Penilai Nasional (TPN) dan penetapan WBK/WBBM.

Di lokasi ini, acara diakhiri dengan penandatanganan pencanangan zona integritas yang dilakukan oleh Walikota Kediri, Sekretaris Daerah Kota Kediri, Kepala DPMPTSP Kota Kediri, dan Camat Pesantren. Hadir pula dalam acara tersebut para asisten dan seluruh Kepala OPD Pemerintah Kota Kediri.(ac)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00