• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik & Pemerintahan

Dewan Jatim Ingatkan Pengentasan 361 Desa Tertinggal Dilakukan Terukur

9 September
10:02 2019
1 Votes (5)

KBRN, Surabaya: Meski Provinsi Jawa Timur sudah dinyatakan bebas dari daerah tertinggal dengan naiknya status Bangkalan, Sampang, Bondowoso, Situbondo menjadi daerah tidak tertinggal, berdasarkan Indeks Desa Membangun yang dikeluarkan oleh Kementerian Desa tahun ini, ada  361 desa di Jatim yang masih berstatus tertinggal. Karenanya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan dapat  mengentaskan status desa tertinggal pada 2020. 

Upaya itu mendapatkan respon positif dari DPRD Jawa Timur. Namun, Menurut Mathur Husyairi, Anggota DPRD Jawa Timur dari Partai Bulan Bintang,  program ini harus serius dilakukan dengan perencaan yang terukur sehingga desa bersangkutan benar-benar maju pembangunannya. 

"Kita harus itu perencanaan itu ada di leading sector mana. Tapi selama anggarannya mendukung, programnya bagus, maka ini gawe besar yang harus diapresiasi. Kita ingin tahu lebih detil."kata Mathur Husyairi, Senin, (9/9/2019).

Selama program tersebut rasional kata Mathur, maka Dewan akan mengawal program Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

"Saya tidak mau pengentasan desa tertinggal ini dilakukan kuratif, sporadis, layaknya pemadam kebakaran karena ini ada status 361 desa tertinggal diselesaikan dalam satu tahun. Ini menurut Saya kurang rasional. Kita ingin ini benar-benar maju secara bertahap. Akan Kita pelajari nanti di Banggar juga. Yang pasti Kita kawal. Pelaksanaannya seperti apa, anggarannya dari SKPD mana, dan pengawasannya bagaimana." tegasnya.

Berbicara anggaran, tambahnya, Ia yakin Pemprov Jatim mampu, terlebih SILPA APBD Jatim masih tinggi.

Selain menyoroti program pengentasan desa tertinggal, Politisi asal Daerah Pemilihan Madura ini menambahkan, Pemprov Jawa Timur juga sebaiknya memperhatikan disparitas kemiskinan antara kota dan desa. Dimana Kemiskinan desa Jawa Timur 14,43 persen. Sedangkan kemiskinan kota di Jawa Timur 6,8 persen. Artinya masih ada ketimpangan.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00