• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik & Pemerintahan

Hambat Kemajuan Prestasi Olah Raga, GM FKPPI Jatim Desak Komisioner KPAI Mundur

10 September
14:41 2019
0 Votes (0)



KBRN, Surabaya : Ketua GM FKPPI (Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI/Polri) Jawa Timur, R Agoes Soerjanto, menyampaikan bahwa Pemerintahan Presiden Jokowi Periode Kedua harus membersihkan beban pemerintahan yang tidak sejalan dengan semangat yang digelorakan Presiden. “Presiden Jokowi ini membawa semangat perubahan, semangat kemajuan dan pembaharuan di berbagai bidang, termasuk memberi perhatian kepada pencapaian prestasi olahraga, lihat saja itu penyelenggaraan Asian Games ke 18 di Jakarta lalu, kemudian KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) dengan mudahnya membunuh Badminton usia dini kita, ini tidak bisa dibiarkan,” ujar Agoes ketika GM FKPPI Jatim melakukan audiensi dengan Pangdam V Brawijaya, Senin (9/9/2019)

Ketua GM FKPPI Jatim juga menekankan sebaiknya Presiden Jokowi tegas membersihkan semua variabel yang dapat menjadi beban bagi pemerintahannya. “Pak Jokowi jangan ragu untuk membersihkan figur-figur inkompeten yang dapat menjadi beban seperti Komisioner-komisioner KPAI yang bermain kata-kata seolah berlindung di balik eksploitasi anak. Ada banyak hal itu kalau KPAI mau serius urus eksploitasi anak misalnya anak terlantar, pengemis anak-anak atau pekerja anak. Mainnya KPAI kurang jauh sih, KPAI kurang piknik,” tambah Agoes yang juga CEO klub sepakbola Arema ini. 

Agoes menambahkan, dalam pengalamannya pentingnya membina usia dini di persepakbolaan, masa kejayaan atlit adalah usia 20-an. Pembinaan tentu harus dilakukan sejak sedini mungkin agar atlit mampu segera memiliki fisik dan mental kompetitif, di situ pentingnya dunia usaha untuk jadi pendukung. 
”Kita lihat mundurnya prestasi nasional tenis meja dan tenis lapangan setelah sponsor utama menarik diri, jangan sampai di Badminton itu terjadi, KPAI jangan hambat prestasi olahraga lah.” katanya.

Sekretaris GM FKPPI Jatim Didik Prasetiyono menerangkan, tudingan KPAI bahwa telah terjadi eksploitasi anak dalam proses audisi PB Djarum sangat tendensius dan gegabah. Ini karena KPAI tidak pernah membuktikan dengan berbasis data-data faktual dan konkrit tentang apa eksploitasi yang dimaksud, apa bahaya fisik dan moral yang ditimbulkan, siapa saja pelakunya, siapa korbannya, kapan dan bagaimana eksploitasi itu dilakukan. Hanya dengan melihat di tempat audisi masih terdapat logo atau brand image Djarum Foundation, KPAI sudah langsung berinisiasi dan berimajinasi dan selanjutnya memelintir bahwa telah terjadi eksploitasi secara ekonomi terhadap anak. 
"Ketika mengatakan ada eksploitasi, KPAI harus bisa membuktikan telah ada dampak fisik dan/atau moral secara terukur yg telah terjadi. Tidak bisa hanya berdasarkan spekulasi atas sesuatu yang belum tentu terjadi di masa depan," paparnya

Didik mengatakan, eksploitasi anak sedemikian seriusnya, sampai menurut standart yang ditetapkan Komite PBB untuk Hak-hak Anak, korbannya memerlukan rehabilitasi dengan bantuan medis dan sosial yang diperlukan agar mereka bisa berintegrasi dengan normal kembali ke masyarakat. 
”Lantas kalau benar telah terjadi eksplotasi terhadap peserta Audisi Djarum, tegakah kita mencap calon-calon pahlawan bulutangkis pengharum nam bangsa di masa depan sebagai korban yang harus direhabilitasi?” ujar Didik. 

Didik juga menyampaikan beberapa hal arahan Pangdam Brawijaya Mayjend Wisnoe yang dalam hal ini adalah Pembina Organisasi GM FKPPI, “Pangdam menekankan paradigma baru dalam menjalankan organisasi. Menjaga keharmonisan dengan meningkatkan intensitas komunikasi dengan berbagai pihak, jangan alergi perbedaan pendapat dan jangan mudah terpancing provokasi” kata Didik yang juga mantan Komisioner KPU Jatim ini.

Audiensi GM FKPPI Jatim dengan Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi berlangsung di Ruang Bung Tomo Makodam V/Brawijaya. Selain Pangdam, dalam pertemuan tersebut juga dihadiri oleh
Asterdam V/Brawijaya Kolonel Singgih Kolonel Inf Singgih Pambudi Arinto 
Kapendam V/Brawijaya Letkol Arm Imam Haryadi. Sedangkan, para pengurus GM FKPPI, Ketua PD XIII GM FKPPI Jatim Ir. R Agoes Soerjanto,
Sekretaris PD XIII GM FKPPI Jatim Didik Prasetiyono, serta jajaran Pengurus PD XIII GM FKPPI Jatim. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00