• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pariwisata

Kota Kediri Memiliki Destinasi Wisata Baru "Kampoeng Tahu"

23 August
12:30 2019
0 Votes (0)

RRI, Kediri: Kota Kediri, kini memiliki destinasi wisata baru, bernama "Kampoeng Tahu". Langkah ini diwujudkan, setelah Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar melaunching Wisata Edukasi Kampoeng Tahu yang berada di Kelurahan Tinalan Kecamatan Pesantren Kota Kediri. 

"Sejak dulu Kota Kediri terkenal dengan makanan khasnya yaitu tahu. Karena itu banyak pengusaha tahu bermunculan di Kota Kediri. Seperti di Kelurahan Tinalan Gang IV Kota Kediri, ada sebanyak 30 pengusaha tahu dengan 15 outlet berdiri di daerah ini," kata Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar, pada Peluncuran Kampoeng Tahu, di Kelurahan Tinalan Gang IV, Kota Kediri, Jumat (23/8/2019).

Dia menceritakan, di lokasi ini, yang diproduksi ada beragam olahan tahu. Seperti stik tahu, tahu walik, coklat tahu dan olahan tahu lainnya.

Umumnya, Wisata Edukasi Kampoeng Tahu ini adalah gerakan dari masyarakat, lurah dan camat yang dibantu akademisi dari Universitas Islam Kadiri yang bekerja sama dengan Kemenristekdikti RI.

"Kalau menurut saya, adanya Kampoeng Tahu ini sangat baik  karena banyak orang yang sebenarnya belum mengerti cara pembuatan tahu, kebanyakan mereka hanya mengerti tahu yang sudah digoreng tanpa tahu cara membuatnya," ujar orang nomor satu di Kota Kediri tersebut.

Dengan adanya wisata edukasi seperti ini, yakin dia, warga luar daerah bisa mengerti proses pembuatan tahu khas Kota Kediri ini. Apalagi, pemerintah daerah setempat terus mendukung dan mendorong agar warga Kelurahan Tinalan untuk mengembangkan usaha tahunya.

Dia berpesan, agar masyarakat terus berinovasi dalam pengolahan tahu, dan tak hanya memproduksi stik tahu saja. Namun bisa membuat varian-varian lain yang berbahan dasar tahu.

"Contohnya bisa membuat rainbow tahu, jadi tahunya tidak hanya warna kuning dan pastinya dengan rasa yang beragam," katanya.

Mengenai dukungan dari pemerintah, dia mengungkapkan, perhatian Pemkot Kediri terhadap adanya wisata edukasi Kampoeng Tahu ini sangat besar. Hal ini direalisasikan dengan menggandeng Hotel Viva Kediri, karena di hotel ini juga menawarkan paket tour di Kota Kediri.

"Ke depan, ini bisa menjadi salah satu destinasi orang-orang luar Kota Kediri yang berwisata di sini," katanya.

Pada agenda ini, pihaknya turut menuturkan terkait dengan limbah tahu. Nantinya, akan dibuatkan pengelolaan limbah komunal untuk limbah dari hasil produksi tahu.

"Ini saya sudah panggil Disperdagin untuk berdiskusi dengan lurah terkait bagaimana pengelolaan limbah tahu ini, karena kondisi existing nya sudah terjadi seperti ini karena memang perusahaan tahu di Kota Kediri sudah sejak lama berdiri. Walaupun agak sulit tapi saya rasa bisa untuk pengelolaan limbah tahu ini kalau mereka berkelompok dan kompak," katanya.

Perlu diketahui, masih dalam rangkaian launching Wisata Edukasi Kampoeng Tahu ini, juga diadakan lomba menghias tumpeng non beras dengan peserta dari warga Kelurahan Tinalan. 

Turut hadir dalam acara ini, Camat Pesantren Eko Lukmono, Lurah Tinalan Yusuf Iswanto, Ketua TP PKK Kecamatan Pesantren Tri Ita Lukmono Hadi, Ketua TP PKK Kelurahan Tinalan Sri Winarni dan Akademisi dari Universitas Islam Kadiri dan Universitas Negeri Malang. (ac)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00