• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

SKK Migas dan HCML Siap Wujudkan Keadilan Sosial Energi

19 August
20:14 2019
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : Menumbuhkan semangat kebangsaan berbalut pakaian adat menjadi penyemangat di momentum hari kemerdekaan 17 Agustus.

Berbagai kegiatan pun digelar tidak hanya lomba tapi juga upacara. Bahkan secara khusus Menteri ESDM Igansius Johan dalam amanat upacara yang dibacakan Sahat Pardede Staf Ahli Komisi Pengawas SKK Migas menekankan pentingnya mengamalkan sila kelima Pancasila yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kementerian ESDM memfokuskan untuk mewujudkan keadilan sosial di bidang energi, melalui pengutamaan perluasan akses terhadap energi dan menjaga harga energi yang terjangkau. Sebagian besar anggaran Kementerian ESDM dialokasikan untuk belanja infrastruktur rakyat seperti Jaringan Gas Kota (Jargas).

“Konverter kit LPG untuk Nelayan, Lampu Tenaga Surya Hemat Energi, Sumur Bor untuk Daerah Sulit Air telah dilakikan. Sementara subsidi energi empat tahun terakhir dialihkan untuk belanja pada sektor yang lebih produktif,” kata Sahat dalam membacakan pidato Ignasius Jonan.

Selain itu, sektor ESDM masih memberikan peran yang besar untuk pendapatan nasional, pada 2018 sektor ESDM menyumbangkan 53,5% PNBP Nasional. Pada tahun 2018, realisasi PNBP Sektor ESDM mencapai 181% (Rp217,8 Triliun) dari target APBN sebesar Rp120,5 Triliun. Sektor ESDM juga meningkatkan investasi nasional sebesar US$323 miliar pada 2018, dimana sebelumnya US$27,5 miliar pada 2017.

Beberapa program yang telah dilakukan baik oleh Kementerian ESDM melalui APBN maupun swasta dalam pengelolaan energi nasional, antara lain, Sub Sektor Minyak dan Gas Bumi, dengan meliputi BBM 1 harga, hingga saat ini sejumlah 165 titik telah beroperasi di seluruh wilayah NKRI (target hingga akhir 2019 sejumlah 170 titik).

Konverter kit untuk nelayan dan petani, telah terealisasi 25.000 unit, konverter kit untuk nelayan pada 2018 dan ditargetkan penambahan 13.305 unit untuk nelayan dan 1.000 unit untuk petani pada 2019. Jaringan Gas Kota, untuk memberikan akses energi seluas-Iuasnya bagi masyarakat hingga tahun 2018 telah tersambung 463.440 Sambungan Rumah (SR) dan ditingkatkan menjadi 541.656 SR di akhir tahun 2019.

Dalam kesempatan sama, Vice President Operation HCML Perkasa Sinagabariang mengaku gembira karena HCML terus bisa ikut mendukung program dari Menteri ESDM.

Bulan April lalu, kata Perkasa, telah diresmikan jaringan gas kota di Pasuruan. Dari sini HCML jadi dalam sehari itu bisa mengirim 120.000 gas yang digunakan untuk jaringan gas kota untuk keperluan rumah tangga di Pasuruan. Waktu itu paduan dan meresmikan di Pesantren Salafiyah yang besar di Pasuruan.

“Jadi dengan peringatan Hari Kemerdekaan ini kita jadi sebagai bagian dari ESDM sangat semangat lah karena bisa bersinergi untuk mewujudkan bahwa kekayaan alam ini bisa dimanfaatkan dan dinikmati oleh rakyat Indonesia khususnya penduduk di Pasuruan yang dekat dengan area sini,” terang dia.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00