• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Integrasikan Transaksi Digital, BI Kediri Sosialisasi Sistem Pembayaran QRIS

19 August
16:51 2019
0 Votes (0)

RRI, Kediri: Untuk mengintegrasikan transaksi digital dan mendorong pertumbuhan ekonomi, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kediri menyosialisasikan Sistem Pembayaran Nasional, Quick Response (QR) Code Indonesian Standard (QRIS) kepada kalangan media di area kerjanya, di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Senin (19/8/2019).

"Bank Indonesia meluncurkan standar Quick Response (QR) Code untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking yang disebut QR Code Indonesian Standard (QRIS). Langkah ini dilakukan bertepatan dengan HUT ke-74 Kemerdekaan RI, pada hari Sabtu (17/8) di Jakarta dan kini kami perkenalkan di Kediri," kata Kepala Perwakilan BI Kediri, Musni Hardi, saat mengenalkan Sistem Pembayaran QRIS, di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Senin (19/8/2019).

Menurut Musni, implementasi QRIS secara nasional efektif berlaku mulai 1 Januari 2020. Tujuannya, guna memberikan masa transisi persiapan bagi Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP). Peluncuran QRIS merupakan salah satu implementasi Visi Sistem Pembayaran Indonesia (SPl) 2025, yang telah dicanangkan pada Mei 2019 lalu. 

Dalam peluncuran di Jakarta tersebut, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyampaikan, bahwa QRIS yang mengusung semangat UNGGUL (UNiversal, GampanG, Untung dan Langsung), bertujuan untuk mendorong efisiensi transaksi, mempercepat inklusi keuangan, memajukan UMKM, yang pada akhirnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, untuk Indonesia Maju.

"Semangat ini sejalan dengan tema HUT ke-74 Kemerdekaan RI yaitu SDM Unggul Indonesia Maju," katanya.

Musni menambahkan, bahwa sistem QRIS UNGGUL mengandung makna, yaitu Pertama, UNiversal, penggunaan QRIS bersifat inklusif untuk seluruh lapisan masyarakat dan dapat digunakan untuk transaksi pembayaran di domestik dan luar negeri. Kedua, GampanG, masyarakat dapat bertransaksi dengan mudah dan aman dalam satu genggaman ponsel. Ketiga, Untung, transaksi dengan QRIS menguntungkan pembeli dan penjual karena transaksi berlangsung efisien melalui satu kode QR yang dapat digunakan untuk semua aplikasi pembayaran pada ponsel. Keempat, Langsung, transaksi dengan QRIS langsung terjadi, karena prosesnya cepat dan seketika sehingga mendukung kelancaran sistem pembayaran. 

Sebagai informasi, lanjut dia, QRIS disusun oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), dengan menggunakan standar internasional EMV Co. Upaya ini untuk mendukung interkoneksi instrumen sistem pembayaran yang lebih luas dan mengakomodasi kebutuhan spesifik negara sehingga memudahkan interoperabilitas antar penyelenggara, antar instrumen, termasuk antar negara. 

Untuk tahap awal, QRIS fokus pada penerapan QR Code Payment model Merchant Presented Mode (MPM) dimana penjual (merchant) yang akan menampilkan QR Code pembayaran untuk dipindai oleh pembeli (customer) ketika melakukan transaksi pembayaran. Sebelum siap diluncurkan, spesifikasi teknis standar QR Code dan interkoneksinya telah melewati uji coba (piloting) pada tahap pertama pada bulan September hingga November 2018 dan tahap kedua pada buIan April hingga Mei 2019. (ac)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00