• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sosial

GNI dan Kelurahan Wonokusumo Surabaya Komitmen Wujudkan Kampung Ramah Anak

10 August
09:04 2019
0 Votes (0)

 KBRN, Surabaya: RW 6, 7, 8 dari 16 RW yang ada di Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir mengikuti Lomba Kreasi Warga Menuju Kampung Wonokusumo Ramah Anak.

Pada kegitan Lomba yang dilaksankan di Kantor Kecamatan Semampir Jl. Sultan Iskandar Muda no. 16 Kota Surabaya, Setiap RW diberikan waktu untuk presentasi program selama 15 menit dihadapan Dewan Juri yang terdiri dari unsur Puskesmas yang diwakili Salomi, Icha dari kecamatan Semampir, Yuli dari kelurahan Wonokusumo, DP5A, Organisasi ISCO dan Gugah Nurani Indonesia.

Hj. Nurul Asfiatun Perwakilan RW 8 Kelurahan Wonokusumo mengungkapkan, guna mewujudkan Kampung Ramah Anak, pihaknya telah memiliki Kader Pemantau Anak Wonokusumo KPAW.

Dikatakan, saat ini di wilayahnya tercatat ada 2.400 KK dengan 525 anak.

"Alhamdulillah, meskipun sampai sekarang di wilayah Kami tidak ada kasus kekerasan anak, tapi kami tetap berupaya memberikan pendampingan dan pengawasan kepada anak-anak. Selain itu, dalam edukasi lingkungan, RW Kami juga melibatkan anak didalamnya. Termasuk terlibat langsung memproduksi kerajinan dari sampah yang bisa didaurulang."kata  

Ketua RW 6 Zainal Isom, memaparkan, selama ini sudah banyak prestasi yang diraih wilayahnya diantaranya Juara I Kampung Asuh, dan Juara II Penggerak Literasi. Dari 3 ribu jiwa penduduk di RW 6, 528 anak telah mendapatkan akte lahir sedangkan 10 anak belum. Terkait kampanye perlindungan anak, diungkapkan telah dimulai sejak lama dari rumah ke rumah.

"Yang menjadi komitmen Kita adalah bagaimana setiap RT bersih dan aman. Bukan hanya aman dari pencuri, tetapi aman bagi anak-anak. Baik saat bermain, belajar dan berkegiatan sehari-hari."ungkapnya.

Sementara itu, Ningsih Ketua KPAW RW 7
menjelaskan, ada sekitar 2.400 KK yang ada di wilayahnya. Di RWnya juga sudah terbentuk KPAW sebagai dukungan mewujudkan Kampung Layak Anak.

"Kader Pemantau Anak ini bertugas mendampingi anak-anak agar terhindar dari prilaku negatif. Semua pihak di RW 7 dilibatkan dalam hal perlindungan anak."kata Ningsih.

Cicik Sri Rejeki CDP Manager Yayasan Gugah Nurani menjelaskan, Lomba Kreasi Warga Menuju Kampung Wonokusumo Ramah Anak adalah salah satu dari rangkaian perayaan Hari Anak Nasional 2019 di Kelurahan Wonokusumo bekerjasama dengan Yayasan Gugah Nurani Indonesia yang merupakan mitra yang berfokus pada anak. 

"Lomba Kreasi ini melibatkan partisipasi masyarakat untuk memastikan lingkungan tempat mereka tinggal menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi setiap anak.  "Jelasnya.

Lomba ini lanjut Cicik, adalah Iangkah awal dari Kelurahan Wonokusumo untuk berkomitmen menjadikan Wonokusumo sebagai Kelurahan Ramah Anak. 

"Kota Surabaya adalah Kota Terbaik Kedua dalam prestasi di Bidang Kota Layak Anak. Kalau bisa menjadi pemenng lagi maka Surabaya akan mendapatkan predikat Paripurna. Nah, jangan sampai ketika mendapatkan predikat tertinggi, justru masih ada kekerasan terhadap anak."tegasnya.

Gugah Nurani Indonesia GNI, tambah Cicik, 
sebagai salah satu juri yang memprakarsai kegiatan ini punya tujuan untuk melihat langkah awal dan mengkongkritkan kampung yang ramah anak.

" Karena selama ini menurut kami itu levelnya hanya semacam slogan begitu, memang ada di beberapa tempat, tapi belum belum begitu banyak. GN ini karena level kami ada di Kelurahan maka kami ingin kader-kader yang seperti yang tadi sudah mempresentasikan tuh bener-bener nyata kerja kerjanya, kemudian kita arahkan."ungkapnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00