• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik & Pemerintahan

Tingkatkan Pembangunan, Pemkot Kediri Gelar Musrenbang Tahun 2020-2024

2 August
18:14 2019
0 Votes (0)

RRI, Kediri: Untuk meningkatkan pembangunan daerah, Pemerintah Kota Kediri menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2020-2024.

"Hal ini sebagai rancangan RPJMD yang merupakan forum penting guna menyusun arah, kebijakan dan strategi dalam rangka penyempurnaan program daerah yang menyangkut pembangunan 5 tahun ke depan," kata Kepala Bakorwil 1 Madiun, Gatot Gunarso, di Kota Kediri, Jumat (2/8/2019).

Dalam sambutannya, dia menyampaikan, bahwa ada isu-isu strategis yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo, terkait pembangunan nasional ke depan. Seperti di antaranya pembangunan infrastruktur, pembangunan SDM, mendorong investasi, reformasi birokrasi dan penggunaan APBN yang lebih efektif.

Selanjutnya, Gatot menjelaskan, bahwa tujuan inti Rancangan RPJMD adalah untuk harmonisasi dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dengan RPJMD Provinsi, Kabupaten/Kota.

"Di dalamnya ada isu-isu strategis, kemudian misi dan kemudian indikator kinerja utama. Hal ini sesuai pasal 258 UU No.23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah," katanya.

Yang mana, ungkap dia, pemerintah daerah melaksanakan pembangunan untuk peningkatan dan pemerataan. Misalnya pendapatan masyarakat, kesempatan kerja, lapangan usaha, akses dan kualitas pelayanan publik serta daya saing daerah. Untuk itu diperlukan konsistensi dan sinkronisasi dokumen perencanaan pembangunan yang terdiri dari Rencana Jangka Panjang Pembangunan Daerah (RPJPD), RPJMD dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) serta konsistensi antara renstra dan renja.

Gatot juga menjabarkan, visi dan misi dari RPJMD Jawa Timur Tahun 2019-2024. Dengan misinya yaitu terwujudnya masyarakat Jawa Timur yang adil, sejahtera, unggul dan berakhlak dengan tata kelola pemerintahan yang partisipatoris, inklusif melalui kerja bersama dan semangat gotong royong yang bisa dijadikan acuan bagi Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Sedangkan terdapat 4 misi dalam RPJMD Jawa Timur Tahun 2019-2024. Di antaranya Keseimbangan pembangunan dikotomi baik antar kelompok, antar sektor maupun antar wilayah, terciptanya kesejahteraan yang berkeadilan sosial dengan memperhatikan kelompok masyarakat yang renta, tata kelola pemerintahan yang bersih, inovatif, terbuka, partisipatoris, memperkuat demokrasi kekeluargaan untuk menghadirkan ruang sosil yang menghargai prinsip kebhinekaan, melaksanakan pembangunan berdasarkan semangat gotong royong berwawasan lingkungan untuk menjamin keselarasan ruang ekonomi, ruang sosial dan budaya.

Untuk Indikator kinerja utama, Provinsi Jawa Timur memiliki sembilan indikator kinerja utama yaitu Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang sampai saat ini masih menjadi IPM provinsi terendah di pulau Jawa. Kemudian indeks kesalehan sosial, pertumbuhan ekonomi, prosentase penduduk miskin dan indeks GINI, indeks reformasi birokrasi, indeks pembangunan gender, indeks ketimpangan wilayah, prosentase tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Jatim, serta indeks kualitas lingkungan hidup. 

Usai menyampaikan paparan, Gatot berharap, RPJMD Provinsi Jawa Timur bisa menjadi referensi dan ada benang merah dengan RPJMD yang akan disusun Kota Kediri. Selain itu, Gatot berharap ke depan Kota Kediri semakin sejahtera. 

Hadir dalam kesempatan yang sama sekaligus membuka kegiatan Musrenbang rancangan RPJMD Kota Kediri Tahun 2020-2024, Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar menghaturkan, terima kasih kepada seluruh stakeholder karena RPJMD Tahun 2014-2019 dapat dilaksanakan dengan baik. 

"Tentu ini tidak hanya pekerjaan dari pemerintah, tapi ini pekerjaan kita semua karena ini sudah kita sepakati bersama bahwa pembangunan di Kota Kediri ini harus bersama-sama," harapnya. (ac)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00