• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemilu

Sukseskan Pilbup 2020, KPU Kabupaten Kediri Tingkatkan Sinergitas Dengan Media Massa

24 July
19:02 2019
0 Votes (0)

RRI, Kediri: Untuk mensukseskan agenda Pemilihan Umum Bupati (Pilbup) Tahun 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri meningkatkan sinergitas dengan berbagai media massa di lingkup kerjanya.

Upaya ini diwujudkan dengan menggelar Evaluasi Fasilitasi Kampanye Pemilu 2019, di Lotus Garden Hotel & Restaurant Kota Kediri, Rabu (24/7/2019).

"Pada agenda ini, kami menghadirkan berbagai kalangan baik dari penyelenggara Pemilu, seperti jajaran KPU dan Bawaslu Kabupaten Kediri. Bahkan, kami mengundang pula perwakilan media massa dan partai politik peserta Pemilu," kata Ketua KPU Kabupaten Kediri, Ninik Sumarni, saat menggelar Evaluasi Fasilitasi Kampanye Pemilu 2019, di Lotus Garden Hotel & Restaurant Kota Kediri, Rabu (24/7/2019).

Ninik menjelaskan, pada perhelatan ini juga diberikan kesempatan bagi para undangan yang hadir untuk menyampaikan masukan demi perubahan Kabupaten Kediri yang lebih baik. Khususnya, pada Pilbup tahun mendatang diharapkan pemimpin yang terpilih bisa mewujudkan aspirasi masyarakat.

"Dalam momentum ini, kami yang hadir di sini sepakat untuk mensukseskan Pilbup 2020. Kami bersama semua pihak terkait, bakal berupaya keras, terutama mencegah munculnya money politic, maupun praktek kampanye hitam," katanya.

Di lokasi yang sama, Komisioner KPU Kabupaten Kediri, Nanang Qosim, mengajak semua elemen masyarakat untuk mendukung keberhasilan Pemilu tahun depan. Misalnya saja, dengan mengumpamakan Pilbup 2020 maupun gelaran Pemilu 2024 laksana pertandingan sepak bola, yang harua dihelat dengan sportif, jujur, dan transparan.

"Seperti pertandingan sepak bola, saat di luar lapangan, peserta pemilu adalah kawan, sedangkan di dalam lapangan, maka mereka adalah lawan. Namun, ketika hasil pemilu sudah muncul, baik yang menang atau kalah, idealnya kembali berkawan, sedangkan kami sendiri yakni KPU selaku panitia penyelenggara dan Bawaslu bertindak sebagai wasit," katanya.

Sementara itu, tambah Nanang, untuk mendukung kesuksesan pesta demokrasi pada tahun depan, pihaknya juga meminta kalangan media massa ikut mengawasi jalannya Pemilu dan selalu memberitakan informasi kepemiluan sesuai fakta.

"Meski kami di pihak KPU tidak memiliki humas atau public relation, tapi kami juga memanfaatkan sarana media sosial dan menjalin kerja sama yang baik dengan media massa, sehingga masyarakat juga bisa tahu beragam kegiatan KPU. Kami juga mempublikasikan agenda kepemiluan lewat facebook dan website KPU Kabupaten Kediri," katanya.

Terkait evaluasi Pemilu 2019, Ketua Partai Berkarya Kabupaten Kediri, Sidik berharap, pada masa kampanye mendatang ada penambahan fasilitas dari KPU. Misalnya untuk pemasangan APK, dari 26 alat yang diberikan, hanya beberapa di antaranya yang dapat terpasang pada masa kampanye.

"Dari pemasangan APK ini, diketahui bahwa pada masa kampanye biaya pemasangannya lebih mahal. Akibatnya, tidak semua APK bisa terpasang. Di samping itu, kami sudah lama meminta adanya mobil keliling untuk kampanye, tapi baru diwujudkan seminggu sebelum Pemilu, sehingga sosialisasi ke masyarakat kurang maksimal," katanya.

Di lain pihak, Komisioner Bawaslu Kabupaten Kediri, Sukari melanjutkan, tercatat beberapa indikasi pelanggaran dalam kampanye Pemilu 2019. Seperti politik uang, terkait pemasangan APK dan sejumlah pelanggaran lainnya.

"Tapi, kami dari Bawaslu sudah mengatasinya dengan baik. Bahkan termasuk, hal penindakan yang mengarah pidana, kita ada Tim Gakkumdu, meliputi aparat kepolisian, kejaksaan dan juga Bawaslu," katanya. (ac)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00