• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pendidikan

Kuatkan Empat Pilar Bangsa, Pemprov Jatim akan Gandeng Legiun Veteran

24 July
15:50 2019
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : Pemerintah Provinsi Jawa Timur, berencana melakukan kerjasama dengan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), untuk penguatan empat pilar Bangsa, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, empat pilar bangsa itu perlu dilakukan revitalisasi untuk bisa disosialisasikan sesuai dengan segmentasi objek-nya. Dan nantinya, LVRI akan menyiapkan teman sebaya.

"Jadi kalau obyeknya anak-anak PAUD, TK, SD, pasti berbeda dengan SMP, SMA, obyeknya Mahasiswa juga berbeda," ujarnya, Rabu (24/7/2019).

Format kerjasama tersebut, dimana LVRI akan menyiapkan narasumber yang sebaya dengan obyek yang akan diberikan brifing, dengan harapan, apa yang disampaikan akan mengena kepada obyek tersebut. 

"LVRI akan menyiapkan narasumber dari teman sebaya jadi yang efektif menjadi narasumber untuk SMA ya kira-kira tidak jauh dari usia SMA, yang efektif menjadi narasumber untuk anak-anak SMP tidak jauh dari usia mereka," tegasnya. 

Melalui kerjasama dengan LVRI ini, Pemerintah ingin masuk untuk melakukan revitalisasi terhadap nilai nilai ke-Indonesiaan, Kebangsaan, Kenegaraan dan itu salah satunya adalah Pancasila, UUD 45, kemudian NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

"Kalau di peras, berarti ini adalah empat pilar bangsa," tuturnya. 

Maka, kata Khofifah, Kebhinekaan itu harus dibungkus pada ke ekaan, yang beragam itu endingnya adalah eka, satu. Dan bungkusnya adalah Pancasila. Jadi dalam empat pilar bangsa ada Pancasila, ada UUD 45, kemudian ada NKRI, ada Bhinneka Tunggal Ika.

"Jadi semua lini memang harus bergerak kembali menyampaikan pesan-pesan besarnya Indonesia banyaknya budaya, bahasa, keberagaman, kehidupan beragama, maka empat pilar bangsa itu perlu dilakukan revitalisasi untuk bisa disosialisasikan sesuai dengan segmentasi obyeknya," tandasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00