• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pendidikan

Edukasi Siswa, Pemprov Jatim Sajikan Materi Bahaya HIV/AIDS Di SMA Kediri

16 July
19:15 2019
0 Votes (0)

RRI, Kediri: Untuk mencegah semakin meluasnya penyebaran penyakit HIV/AIDS, maka pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tingkat SMA sederajat Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Cabang Kediri menghadirkan materi bahaya HIV/AIDS di berbagai sekolah. Salah satunya tampak di SMA Katolik Agustinus Kota Kediri.

Menurut Waka Humas SMA Katolik Agustinus Kediri, Terbit Irianto, secara umum pemberian materi bahaya HIV/AIDS bukan dari pihak internal sekolahnya. Namun, karena ada edaran dari Pemprov Jatim berupa Petunjuk Teknis atau Juknis guna menyampaikan materi HIV AIDS ini kepada pelajar baru.

"Apalagi memang, sampai sekarang penyakit berbahaya ini belum ditemukan obat yang tepat. Jadi, diharapkan melalui pemberian materi bahaya HIV/AIDS ini, tiap pelajar memahami seperti apa upaya pencegahannya," kata Waka Humas SMA Katolik Agustinus Kota Kediri, Terbit Irianto, di Kediri, Selasa (16/7/2019).

Dia meyakini, melalui agenda ini maka para siswa baru juga bisa memperoleh wawasan sejak dini tentang dampak penyakit HIV dan cara penularannya. Lantaran, selama ini belum banyak masyarakat yang mengetahui secara pasti, bagaimana penularannya.

"Umumnya, yang mereka tahu adalah korban dari penyakit HIV/AIDS. Seperti anak atau bayi yang dilahirkan dari ibu penderita HIV/AIDS, dan lainnya," katanya.

Dia menambahkan, pada agenda pemberian materi HIV/AIDS ini, Pemerintah Provinsi Jatim melalui Dinas Pendidikan Cabang Kediri turut menggandeng lembaga Warga Peduli AIDS (WPA) Kota Kediri, KPAD dan Dinas Kesehatan setempat.

Selain menggelar MPLS, sekolah ini juga telah mengadakan masa Pra MPLS. Langkah ini diwujudkan, dengan melakukan Tes IQ dan Psikotes.

"Pra MPLS ini guna menentukan kelompok belajar di kelas IPA atau IPS, bagi setiap siswa. Apalagi, kini konsentrasi IPA atau IPS dimulai sejak duduk di kelas 1 SMA," katanya.

Lebih lanjut, pada tahun ajaran baru ini sekolah tersebut menerima 295 siswa baru. Jumlah ini didominasi oleh ratusan siswa laki-laki dan lainnya pelajar perempuan. (ac)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00