• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pendidikan

MPLS, Walikota Kediri Berbagi Kisah Inspiratif Untuk Pelajar SMA

16 July
17:55 2019
0 Votes (0)

RRI, Kediri : Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar menjadi inspirator dalam kelas inspirasi pada masa pengenalan lingkungan sekolah, di Aula SMA Negeri 7 Kota Kediri. Hal ini dilakukannya, dengan berbagi kisah inspiratif kepada para siswa baru yang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di lembaga tersebut.

Dalam kesempatan ini, Abdullah Abu Bakar menceritakan, kisah masa mudanya, saat merintis usaha hingga menjadi Walikota Kediri. Saat itu, pada usia 22 tahun dia telah memiliki perusahaan sendiri. Lalu di usia 29 tahun menjadi Wakil Walikota Kediri.

"Alhamdulillah berkat izin Allah, saya juga berhasil menjadi Walikota Kediri di usia 34 tahun," kata Abdullah Abu Bakar, di Kota Kediri, Selasa (16/7/2019).

Meski demikian, jelas dia, dalam kepemimpinannya telah banyak prestasi yang diraih oleh Kota Kediri. Di antaranya, SAKIP tahun 2018 mendapat nilai BB, Penghargaan Adipura 2018, Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lima tahun berturut-turut, dan TPID Terbaik Jawa-Bali.

"Raihan prestasi ini, tidak terlepas dari usaha keras dan selalu berdoa. Nah, para siswa juga harus tetap belajar nggak boleh minder. Ingat, masa kecil kita saat belajar berjalan, harus merangkak dulu, lalu jatuh kemudian bangkit lagi," terangnya.

Pria yang akrab disapa Mas Abu ini, juga membagikan beberapa kunci sukses, yakni menguasai informasi dan teknologi dengan bijak. Selain itu, juga membangun karakter-karakter yang baik. Karakter yang harus dibangun adalah jujur, disiplin keras, friendly, dukungan pendamping, kecintaan pada yang dikerjakan, kepemimpinan, mampu berkompetisi, hidup teratur, dan kemampuan menjual ide.

"Kalau main yang jauh sekalian agar sudut pandang kalian menjadi luas. Lihat saja, pengalaman beberapa tokoh milenial sukses seperti Wiliam Tanuwijaya pendiri Tokopedia, Achmad Zaki pendiri Bukalapak, Bayu Skak, Erix Soekamti, dan Nabila Rizy Amalia penjual slime online asal Kota Kediri," katanya.

Dia meyakini, dengan melihat beberapa contoh milenial sukses tersebut, anak-anak di Kota Kediri akan berani bermimpi dan menciptakan ide-ide yang kreatif.

Apalagi, Walikota berusia 39 tahun ini, menambahkan, selama memimpin Kota Kediri dirinya juga mengikutsertakan pemuda dalam pembangunan dan mengajak pemuda turun di berbagai event. Seperti Mahakarya Kota Kediri, Kediri Car Free Night, Nite Carnival, Bazarku Bazarmu, Parade Kendaraan Hias dan fasilitasi UMKM Kota Kediri dengan Bukalapak.

"Alhamdulillah kegiatan tersebut memberikan dampak. Pemkot Kediri berhasil menyerap lebih dari 30.000 tenaga kerja dan memajukan UMKM Kota Kediri," imbuhnya.

Tidak hanya itu, Pemerintah Kota Kediri juga fokus untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dengan meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan. Misalnya dengan pembangunan Jembatan Brawijaya, Taman Sekartaji, Rumah Sakit Gambiran 2, Politeknik Kediri, Universitas Brawijaya, dan program-program pendidikan seperti English Massive serta beasiswa gratis.

"Beberapa pembangunan seperti Taman Sekartaji dan Hutan Joyoboyo itu berasal dari usulan anak-anak muda di Kota Kediri," ungkapnya. 

Dalam kesempatan tersebut Walikota Kediri juga menerima penghargaan dengan dinobatkan sebagai Tokoh Baca oleh Jawa Pos Radar Kediri.

Turut hadir dalam kelas inspirasi tersebut Direktur Jawa Pos Radar Kediri Tauhid Wijaya, Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Kediri Mohamad Tohir, dan guru-guru SMA Negeri 7 Kediri. (ac)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00