• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

Permudah Layanan, 30 RS Di Kediri Terapkan Aplikasi 'Insiden' BPJS Kesehatan

11 July
18:14 2019
0 Votes (0)

RRI, Kediri : Untuk mempermudah layanan kepada masyarakat, terutama korban kecelakaan lalu lintas pemegang kartu JKN-KIS, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Kediri memperkenalkan aplikasi terintegrasi, Integrated System For Traffic Accidents atau disingkat 'Insiden'.

"Secara nasional, aplikasi Insiden telah diberlakukan sejak tanggal 1 Juli 2019. Dari tanggal tersebut sampai sekarang, 30 rumah sakit (RS) di wilayah kerja kami sudah menerapkannya," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kediri, Yessi Kumalasari, saat ditemui pada kegiatan Donor Darah bersama PMI Kota Kediri, sebagai rangkaian Peringatan HUT BPJS Kesehatan ke-51, di Kantor BPJS Kesehatan Kediri, Kamis (11/7/2019).

Yessi menjelaskan, aplikasi yang terintegrasi tersebut memberikan manfaat lebih bagi masyarakat pemegang kartu JKN-KIS. Lantaran, aplikasi ini langsung menghubungkan data dari pihak kepolisian, BPJS Kesehatan, dan juga dari pihak Jasa Raharja.

"Jika ada korban kecelakaan lalu-lintas, dan keluarganya telah melapor ke petugas kepolisian, maka saat di rumah sakit, dia tak perlu bingung soal layanan kesehatan," katanya.

Sementara, tambah Yessi, dari pihak rumah sakit, dengan menerapkan aplikasi di wilayah kerjanya, maka mereka cukup terbantu dengan adanya integrasi data pasien. 

"Pihak rumah sakit juga diuntungkan, ketika memeriksa data pasien, mereka bisa langsung tahu siapa penjamin layanan kesehatannya. Jadi, saat memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat pemegang JKN KIS, mereka tak perlu khawatir, biaya kesehatan si pasien yang mengalami kecelakaan lalu-lintas dijamin oleh siapa," katanya.

Mengenai mekanismenya, sebut dia, kini kalau ada anggota keluarga pemegang JKN KIS mengalami kecelakaan, maka cukup melapor ke unit laka lantas di kantor kepolisian. Lalu, mereka tak perlu lagi lapor ke Jasa Raharja.

"Dulu, untuk mengurus administrasi penjaminan, memang setelah kecelakaan lalu lintas, keluarga korban harus melapor ke Kantor BPJS Kesehatan dan Kantor Jasa Raharja. Tapi dengan aplikasi Insiden, keluarga korban cukup melaporkannya ke unit laka lantas (kepolisian), dan semuanya langsung ditangani secara sistem," katanya.

Di samping itu, terkait dengan HUT BPJS Kesehatan yang diperingati setiap tanggal 15 Juli, BPJS Kesehatan Cabang Kediri memiliki serangkaian agenda penting. Seperti, di antaranya menggelar kegiatan Donor Darah dengan menggandeng PMI Kota Kediri, yang dilangsungkan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Kediri, Rabu (10/7/2019).

"Alhamdulillah, pada acara Donor Darah bersama PMI ini antusias dari masyarakat dan kalangan internal sangat besar. Ada banyak pendonor yang bergabung untuk menyumbangkan darah mereka dan ini wujud kepedulian sosial bagi sesama," katanya.

Pada agenda tersebut, lanjut dia, ada 59 peserta yang mendaftar sebagai pendonor. Namun, setelah dilakukan cek kesehatan seperti tes HB, tensi darah, dan berat badan, jumlah pendonor yang boleh menyumbangkan darahnya hanya 49 orang.

Perlu diketahui, selain melaksanakan agenda Donor Darah, peringatan HUT BPJS Kesehatan tahun ini juga dimeriahkan dengan senam bersama, hingga lomba foto di salah satu booth yang tersedia di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Kediri. Untuk lomba foto ini, masyarakat bisa ikut serta dan mengunggah foto mereka lewat instagram BPJS Kesehatan setempat. (ac)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00