• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pendidikan

PPDB SD-SMP, Dinas Pendidikan Kota Kediri Klaim Minim Kendala

24 June
14:43 2019
0 Votes (0)

RRI, Kediri : Dinas Pendidikan Kota Kediri, Jawa Timur mengklaim proses Penerimaan Peserta Didik Baru/ PPDB tingkat SD-SMP di area kerjanya minim kendala.

"Kalau hari pertama pendaftaran, kami sempat menerima laporan masyarakat ada kendala NIK (Nomor Induk Kependudukan/NIK)," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Siswanto, di Kediri, Senin (24/6/2019).

Namun, ungkap dia, hambatan PPDB itu muncul karena masalah sinkronisasi data  antara Dispendukcapil dan Dinas Pendidikan Kota Kediri. Akan tetapi, setelah pihaknya berkoordinasi dengan petugas Dispendukcapil maka dalam waktu beberapa jam, sistem yang bermasalah bisa diatasi.

"Kalau soal NIK, yang sempat tidak terdata dalam situs Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SD dan SMP, alhamdulillah sekarang hal itu bukan menjadi masalah," tegasnya.

Dengan begitu, tambah dia, sesuai perkembangan tahapan PPDB tingkat SD hingga SMP di Kota Kediri, secara keseluruhan tidak ada lembaga sekolah yang kekurangan siswa.

"Setelah pengumuman pada tanggal 24 Juni ini, para siswa yang dinyatakan lolos tinggal melakukan daftar ulang. Yang mana, proses daftar ulang ini digelar sampai tanggal 26 Juni mendatang," katanya.

Terkait masalah NIK, Siswanto menilai, permasalahan itu karena belum diperbaruinya NIK dari calon peserta didik baru. Kondisi ini terlihat, pada mereka yang ingin mendaftar PPDB tersebut.

"Pada PPDB tahun ini ada persyaratan minimal, Kartu Keluarga (KK) yang diterima sebagai calon peserta didik baru adalah KK yang dibuat 6 bulan sebelum pelaksanaan PPDB," katanya.

Di lokasi berbeda, Ketua Komisi C DPRD Kota Kediri, Reza Darmawan membenarkan jika permasalahan NIK, update data KK, hingga adanya kebijakan pemerintah soal zonasi, sempat membuat khawatir masyarakat.

"Khususnya, bagi para orang tua yang akan mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri dan berlokasi dekat dengan rumah," katanya.

Dengan masalah inilah, DPRD Kota Kediri berharap, ke depan Sistem Zonasi tersebut harus dievaluasi oleh berbagai pihak terkait. Idealnya, PPDB pada masa mendatang didasari persyaratan nilai akademik bukan sesuai zonasi.

"Lantas bagi panitia PPDB, kami sarankan agar gencar memberikan sosialisasi kepada orang tua murid, terlebih lagi sekarang zamannya pendaftaran secara online. Sebaiknya, agenda sosialisasi ini dilakukan secara periodik dan jauh hari sebelum dimulainya jadwal PPDB," katanya. (ac)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00