• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum & HAM

Warga Binaan Minta Pemerintah Cabut PP 99 Tahun 2019

27 April
10:06 2019
2 Votes (3)

KBRN,  Surabaya: Pada Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke 55, warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Lapas Kelas I Surabaya di Porong Sidoarjo meminta pemerintah untuk menghapus Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Pemasyarakatan.

Menurut salah satu warga binaan Lapas, Umar Patek, PP tersebut mendiskriminasi Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) untuk mendapatkan hak-hak dasarnya seperti hak untuk mendapatkan remisi atau pengurangan hukuman.

"Kami sebagai napi berharap PP 99 segera dicabut. Dengan PP ini para napi merasa dihukum dua kali. Dihukum vonis hakim dan vonis PP itu. Itu perasaan warga binaan. Ini paling diidam-idamkan oleh Kami. "ujarnya usai mengikuti Upacara di halaman Lapas Porong,  Sabtu,  (27/4/2019).

Umar yang merupakan terpidana teroris dengan hukuman 20 tahun penjara itu juga berharap, bagi napi teroris yang vonisnya seumur hidup, dan sudah memenuhi persyaratan, misalnya kembali ke NKRI, busa mendapat keringanan hukuman. 

"Bagi warga binaan yang vonisnya seumur hidup, apalagi napi teroris itu,  sudah mengikuti semua persyaratan. Sudah komitmen ke NKRI, sepatutnya mereka secepatnya diturunkan masa tahanannya." ungkapnya.

Sementara itu,  Kalapas Kelas I Surabaya di Porong, Suharman, mengatakan, melalui Hari Bhakti Pemasyarakatan ke 55, Lapas Porong terus berupaya meningkatkan Revitalisasi Penyelenggaraan Pemasyarakatan sebagai upaya mengoptimalisasikan Penyelenggaraan Pemasyarakatan.

"Kedepan Kita diharapkan mempunyai kinerja yang baik terhadap warga binaan sampai mereka nanti keluar kembali ke masyarakat. Karenanya di tempat Kita,  di Lapas Porong mempunyai beragam pelatihan pada warga binaan, seperti ada pertanian, perkebunan,  kerajinan batik,  sehingga ini bisa jadi bekal bagi mereka setelah keluar. " kata Suharman. 

Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke 55 di lingkungan Lapas Kelas I Surabaya di Porong Sidoarjo, berlangsung sederhana. Usai upacara di halaman Lapas,  dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng di Aula Lapas. 

  • Tentang Penulis

    Ermina Jaen

    Editor Siaran RRI Surabaya

  • Tentang Editor

    Rio Putera Perdhana

    Admin Website-Media Sosial RRI Surabaya / website.rrisby@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00