• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Dukung Keselamatan Selama Mudik Lebaran, Hino siapkan Posko Maintenance

24 April
16:00 2019
1 Votes (5)

KBRN,  Surabaya: Sudah menjadi kebiasaan menjelang musim mudik Lebaran, sejumlah moda transportasi melakukan persiapan. Tidak terkecuali moda transportasi Bus yang menjadi alat transportasi andalan masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik.

Untuk menyambut musim mudik Lebaran Hino mempersiapkan posko perawatan (maintenance) terhadap armada bus produksinya.

 "Persiapan lebaran yang pasti seperti tahun sebelumnya Hino menyiapkan posko Lebaran. Untuk mengantisipasi masalah terhadap armada Hino" kata Prasetyo Adhiyudho selaku Product Division Head HMSI, Rabu,  (24/4/2019).

Disela menghadiri Hino Road Test Bus RN dan FC Bus menjelajah pulau Jawa, Prasetyo menambahkan, posko itu nantinya dibantu oleh dealer dan cabang dealer yang tersebar disepanjang jalur mudik. Dan biasa didirikan ditempat parkir bus. 

"Kita belum bisa memastikan berapa jumlah poskonya. Tapi kita merancang agar pihak dealer melakukan jemput bola ke PO. Ini menguntungkan karena kita bisa menjual spare part dan tenaga mekanik" lanjut Prasetyo.

Prasetyo menambahkan penjualan bus sebelum Lebaran tetap bertambah tapi tidak terlalu signifikan. Penjualan di Jatim masih kalah dengan Jawa Tengah dan Jakarta. "Paling sekitar 1 sampai 2 persen saja" pungkas Prasetyo. 

UJI KETANGGUHAN : Hino Gandeng 30 PO Bus

PT. Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) bersama dengan PT Catur Kokoh Mobil Nasional (CKMN), selaku dealer resmi Hino untuk wilayah Jawa Timur, menggelar road test FC Bus dan RN 285 untuk menguji ketangguhan mesin dan kenyamanan bus Hino. Mengundang para Pengusaha Otobus (PO) di daerah Jawa Timur, acara road test ini diikuti oleh 30 pengusaha Otobus yang bergerak dibidang transportasi antar kota maupun pariwisata. 

Mengambil rute dari kota malang menuju buah batu. Road test ini dilakukan untuk mengenalkan fitur atau pengembangan terbaru dari FC Bus, dimana terdapat perubahan dari sebelumnya menggunakan ban dan pelek 8.25 R16 kini FC Bus menggunakan ban dan pelek 9.5 dan R 17.5 untuk menambah kenyamanan dalam berkendara. 

Dengan perubahan ban dan pelek ini maka gap antara brake drum dan velg menjadi lebih besar sehingga sirkulasi udara panas pada ban menjadi lebih baik. Hal ini dapat mengurangi kejadian ban pecah saat dikendarai. Tidak hanya itu, dengan saat ini menggunakan ban radial tubeless FC Bus menjadi mudah dalam perawatan dan lebih hemat biaya karena tidak harus mengganti ban dalam. 

Road test ini juga sebagai ajang untuk memperkenalkan transmisi baru dari Hino Bus RN 285 yang saat ini menggunakan tipe ZF6S1010B0 over drive yang lebih bertenaga dan hemat bahan bakar dalam pengoperasian.

Hino Bus RN 285 saat ini juga memiliki Retarder Transmission yang membantu proses pengereman menjadi lebih aman dan nyaman bagi penumpang dan juga pengemudi. Keuntungan lainnya dengan penggunaan retarder ini adalah mengurangi lelah pengemudi karena frekuensi mengijak pedal rem yang berkurang sehingga berdampak juga terhadap penghematan penggunaan kanvas rem untuk menghemat biaya operasional pengusaha bus. 

"Retander ini membantu pengereman yang sebelumnya menggunakan exaust brake. Sistem retander dilakukan pada pengereman di transmisi, sehingga tidak terjadi slip menambah safety"  tambah Prasetyo.

Prasetyo Adhiyudo selaku Product Division Head HMSI mengatakan, Hino bus saat ini memiliki peran besar sebagai penghubung setiap kota di Indonesia.

"Untuk itu kami terus melakukan improvement untuk bus ini agar semakin ekonomis dan efisien”. ungkapnya. 

Baik Hino Bus RN 285 dan FC Bus menggunakan mesin common rail yang sudah terjamin ketangguhan dan kemudahan perawatannya. FC Bus sendiri memiliki kapasitas 40 penumpang, yang sekaligus melengkapi jajaran produk bus Hino yang sebelumnya hanya terdapat bus besar seperti RN 285 dan R260 dengan kapasitas 59 penumpang dan bus kecil dengan kapasitas 30 penumpang. 

"Hino Bus ini sangat cocok digunakan untuk pariwisata maupun transportasi dalam kota dan antar kota. lni dibuktikan dengan penjualannya pada tahun 2018 lalu mencapai 1.387 unit dan menguasai pasar hingga 96%"jelas Prasetyo.


  • Tentang Penulis

    Ermina Jaen

    Editor Siaran RRI Surabaya

  • Tentang Editor

    Admin_Surabaya

    <strong>Team</strong> <strong>Website RRI Surabaya / website.rrisby@gmail.com</strong>

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00