• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Seni & Budaya

Peringati Hari Kartini, Situs Persada Soekarno Gelar Workshop Memakai 'Jarit'

22 April
18:41 2019
0 Votes (0)

RRI, Kediri : Pada peringatan Hari Kartini, yang digelar setiap tanggal 21April, Kampung Adat Kebangsaan Persada Sukarno di Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri memiliki serangkaian agenda unik dan menarik perhatian masyarakat Kediri dan sekitarnya. Salah satunya, Workshop Memakai 'Jarit'. 

"Peringatan Hari Kartini tahun ini, ditandai dengan lomba fashion show ibu dan anak yang tampil dengan busana kebaya. Ibu dan anak tampil bareng dalam peragaan busana adat Jawa," kata Pengelola Kampung Adat Kebangsaan Situs Persada Soekarno, Kushartono, di Kediri, Senin (22/4/2019).

Menurut dia, pada agenda yang digelar Minggu pagi hingga selesai ini, terlihat sejumlah ibu yang tampil bersama putrinya. Mereka sama-sama menampilkan busana kebaya. Ada pula ibu yang tampil  memakai kebaya, dan didampingi putranya yang hadir dengan mengenakan baju beskap.

"Uniknya, di acara tersebut, para peserta yang tampil berjalan di karpet mewah, juga diharuskan mengucapkan salam Pancasila dan salam nasional pekik merdeka dengan lima jari," katanya.

Di samping itu, Kushartono menambahkan, pada lomba fashion ibu dan anak terlihat diikuti oleh 12 peserta. Kemudian, pihaknya juga mengadakan lomba memakai jarit dan tampak diikuti 15 peserta.

"Sementara, animo masyarakat sangat besar saat kami menggelar Workshop Memakai Jarit (kain sewek, atau bawahan kebaya, red). Hal ini terlihat dari catatan kami, di mana ada 40 peserta mengikuti workshop memakai jarit," katanya.

Di sisi lain, sebut dia, masyarakat tak hanya memperingati Hari Kartini. Namun, di Kampung Adat Kebangsaan itu juga digelar agenda mengenang kelahiran RMP Sosrokartono, tepatnya pada 10 April 1.877. Selain itu, juga mengenang milad Sultan Hamengkubuwono IX yang lahir 12 April dan Dr Rajiman 21 April.

"Sultan Hamengkubuwono IX, adalah tokoh yang pertama kali mengakui dan mendukung Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan berdirinya RI," katanya.

Pada kesempatan ini, imbuh dia, juga diberikan edukasi kepada peserta, terkait jasa Sultan Hamengkubuwono IX, yang tampak saat RepubIik Indonesia baru berdiri. Khususnya, ketika NKRI belum mempunyai dana untuk pemerintahan.

"Lalu, Sultan Hamengkubowono IX yang memberikan bantuan dana untuk pemerintah Soekarno," katanya.

Di lokasi ini pula, pihak panitia penyelenggara juga memberikan apresiasi kepada Darmini, sebagai aktivis masyarakat yang dengan penuh ketulusan dan tanpa pamrih sukses membangun masyarakat desanya.

"Panitia sengaja memilih Darmini, karena dia sukses membangun ekonomi desa, mengubah anak muda sebagai pekerja keras dan mau mendalami agama," katanya. (ac)

  • Tentang Penulis

    Ayu Citra Sukma Rahayu

    Reporter SP RRI Kediri

  • Tentang Editor

    Rio Putera Perdhana

    Admin Website-Media Sosial RRI Surabaya / website.rrisby@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00