• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kriminal

Edarkan Narkotika, Warga Mojokerto Terancam Hukuman Penjara Puluhan Tahun

19 March
16:52 2019
1 Votes (5)

RRI, Kediri : Akibat mengedarkan narkotika golongan I (satu) jenis shabu, dua orang pria warga Kabupaten Mojokerto terancam hukuman penjara puluhan tahun.

"Dari tindakan kedua pelaku, mereka dijerat UU Nomor 35 Tahun 2009 pasal 114 ayat 1, Subsider Pasal 112 ayat 1. Ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun," kata Kepala BNN Kabupaten Kediri, AKBP Lilik Dewi Indarwarti Amk, SH., MM, saat merilis penangkapan dua pengedar shabu asal Mojokerto, di Kantor BNN Kabupaten Kediri, Selasa (19/3/2019).

Selain terkena sanksi penjara, ungkap dia, kedua pengedar shabu ini juga dikenakan denda minimal Rp 1 miliar dan maksimal Rp 10 miliar. Mengenai penangkapan pelaku, bermula saat petugas BNN Kabupaten Kediri meringkus tersangka berinisial AD, pada hari Minggu (17/3/2019) pukul 11.00 WIB. Dia adalah seorang pria asal Mojokerto dan diketahui masih berusia sangat belia, atau 18 tahun.

"Dari informasi yang kami himpun, pelaku AD, diduga kuat sebagai pengedar narkotika antarkota dan ditangkap di perempatan Jalan Raya Papar, Kabupaten Kediri. Bahkan diketahui, AD memiliki profesi menjadi Operator Backhoe," katanya.

Kemudian, tambah da, pasca dilakukan penggeledahan oleh  Tim Pemberantasan BNN Kabupaten Kediri, ditemukan sejumlah barang bukti, di antaranya satu plastik kecil dalam kotak, berisi narkotika Golongan I (satu) jenis shabu seberat 1,26 gram. Barang haram ini disimpan dalam bungkus rokok.

"Lalu, petugas kami juga menyita satu buah pipet kaca, dan satu unit ponsel merek Oppo," katanya.

Dalam penelusuran berikutnya, lanjut dia, petugas terkait menginterogasi pelaku AD. Dari keterangannya diperoleh informasi, bahwa narkotika itu diperoleh dari seorang berinisial SG.

"Berbekal keterangan ini, kami langsung ke Mojokerto pada hari yang sama atau Minggu 17 Maret ini pada pukul 15.00 WIB," katanya.

Alhasil, imbuh dia, petugas BNN Kabupaten Kediri berhasi mengamankan seorang berinisial SG, saat berada di pinggir sawah, di Desa Jatidukuh, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Dari penangkapan ini, ditemukan satu plastik kecil dalam kotak berisi narkotika jenis shabu seberat 0,5 gram dan disimpan dalam bungkus rokok.

"Ada pula, satu buah Kartu Tanda Penduduk (KTP), satu dompet warna hitam, dan satu unit sepeda motor merek Honda CBR dengan nomor polisi S 5529 PM," katanya.

Dengan kasus ini, Dewi mengimbau, agar masyarakat tidak ragu untuk memberikan laporan tentang keberadaan orang yang mengonsumsi atau sedang bertransaksi narkoba. Hal ini karena barang haram tersebut, dapat merusak perkembangan dan masa depan generasi muda Indonesia. (ac)

  • Tentang Penulis

    Ayu Citra Sukma Rahayu

    Reporter SP RRI Kediri

  • Tentang Editor

    Rio Putera Perdhana

    Admin Website-Media Sosial RRI Surabaya / website.rrisby@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00