• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Seni & Budaya

Pameran 'Jamming Mural', Membingkai Dinamika Masyarakat Kediri Jelang Pemilu 2019

12 March
18:17 2019
0 Votes (0)

RRI, Kediri : Pameran 'Jamming Mural' dengan tema "Millenial Anti Hoax" digelar di Sekretariat Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kediri, Jalan Adi Sucipto 15 B Banjaran Kota Kediri. Agenda ini dilaksanakan, antara tanggal 6-13 Maret 2019
untuk menggugah kesadaran bersama mengatasi fenomena informasi palsu (hoax) yang belakangan ini marak.

"Khususnya, berita hoax yang berkembang luas menjelang pesta demokrasi, Pemilu 2019," kata Ketua Pelaksana Pameran Jamming Mural, Friski Jayantoro, di Kota Kediri, Selasa (12/3/2019).

Menurut dia, pada pameran tersebut ada 11 seniman muda berbakat yang ikut terlibat. Melalui tangan kreatifnya, mereka menghasilkan 40 karya seni rupa 2 dimensi, dengan berbagai media.

"Ada yang memakai bahan kertas, kanvas, plastik, hingga plat," ujarnya.

Hasil karya sejumlah perupa inspiratif ini, kata dia,  dilatarbelakangi oleh ide cemerlang yang tak biasa. Lantaran, hal ini diawali sejak tanggal 1 Februari lalu, di mana momentum itu adalah hari di mana para seniman memulai berproses 'Timur Liar' secara serentak.

"Proses Timur Liar, dilakukan dalam satu bulan penuh dengan mengamati orang-orang sekitar. Bahkan juga membuat temuan terkait perubahan tingkah laku, sikap, permasalahan, dan lain-lain," ulasnya.

Setelah tahapan ini, tambah dia, sejumlah seniman ini mulai mewujudkan melalui beragam karya seni nan indah. Berbagai media ini, misalnya berupa kertas, kanvas, tembok, atau hanya sebuah catatan.

Selain berpameran, imbuh dia, ada kegiatan kreatif lain di setiap harinya. Misalnya pada hari pertama, ada agenda pembukaan dan performance musik biola dari Mbah War, serta berkolaborasi dengan Pras, yang membawakan saxophone. Lalu, hari kedua ada Workshop Water Colour dari salah satu seniman yaitu Dodoth, dan Workshop Drawing dari Dandy.

Pada hari ketiga, ada Workshop Terrarium dari Alfi. Hari keempat ada diskusi bareng mahasiswa, hari kelima ada Life Graffiti Jamming, hari keenam ada Life Mural Jamming, dan hari terakhir penutupan mereka membahas tentang keresahaan dan kekaguman yang dialaminya selama proses berkarya 1 bulan penuh.

"Pembahasan ini bisa dari segi politik, segi pembangunan, segi sejarah ataupun dari segi agama. Begitu banyak dinamika masyarakat yang terjadi di kota Kediri, mungkin karena adanya degradasi tata krama dan perubahan pola pikir," katanya.

Secara umum, lanjut dia, berbagai dinamika inilah yang menjadi bahasan utama dalam pengeksekusian karya di pameran kali ini. Sementara, 'Timur Liar' akan menjadi jembatan ekspresi seniman-seniman muda yang berpotensi di Kediri  dengan para masyarakat milenial yang jarang memperhatikan hiruk pikuk kota Kediri dewasa ini. (ac)

  • Tentang Penulis

    Ayu Citra Sukma Rahayu

    Reporter SP RRI Kediri

  • Tentang Editor

    Rio Putera Perdhana

    Admin Website-Media Sosial RRI Surabaya / website.rrisby@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00