• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Serba-Serbi

Ini Cara Keluarga Soeryawan Soewandibio Rangkul Generasi Millenials

16 February
08:39 2019
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : Millenials kini menjadi sektor pasar yang sangat menjanjikan. Terlebih lagi, di tahun 2020 Kota Surabaya diprediksi memiliki bonus demografi yang jumlahnya lumayan besar. Ini berarti, jumlah millenials di Kota Surabaya bakal sangat banyak.

Menangkap fenomena itu, kini Soeryawan Soewandibio menyerahkan tampuk pimpinan Jeje Radio yang sudah Ia geluti selama 18 tahun ke tangan Ivan Soewandibio. Ivan merupakan putra dari pengusaha di sektor telekomunikasi itu.

"Terhitung sejak 2012 Jeje Radio sudah melakukan transformasi untuk merangkul millenials. Tapi tampuk kendali baru saya pegang kurang lebih pertengahan tahun 2018 lalu," kata Ivan, Sabtu (16/2/2019).

Beberapa langkah strategis pun kini tengah mulai dijalankan oleh Ivan. Sebagai sosok yang memang terhitung millenials, tentunya hal itu bukan merupakan masalah baginya.

"Dari segi musik saja, saat ini kami boleh dibilang secara total memutar lagu yang hit di kalangan millenials. Lalu untuk iklan pun kamu minimkan, karena mereka para millenials itu kurang suka kalau iklan terlalu banyak," papar Ivan.

Selain itu, ke depannya, Ia juga memastikan beberapa kegiatan yang aktif melibatkan millenials bakal digelar. "Saat ini kami tengah mengembangkan Jeje Warriors. Jumlahnya sudah sangat lumayan," katanya.

"Ini sesuai dengan spirit Pak Soeryawan Soewandibio juga untuk membawa Jeje Radio lebih dikenal oleh para anak muda," tambah Ivan.

Hasilnya pun bisa dibanggakan. Ivan menjabarkan jika saat ini tiap harinya ada puluhan ribu pendengar di Jeje Radio. "80 persennya adalah millenials," pungkasnya.

Sebagai informasi, sosok Soeryawan Soewandibio memang sudah sangat lekat di dunia telekomunikasi. Di bawah kendalinya, Jeje Radio telah mengudara selama 18 tahun. Dari stasiun radio yang fokus pada urusan bisnis, kini Jeje Radio menyasar segmen anak muda. Revolusi ini mulai dilakukan sejak tahun 2012-an.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00