• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ruang Publik

Edukasi Masyarakat, Rumah Masa Kecil Soekarno Jadi Kampung Adat Kebangsaan

14 February
20:04 2019
1 Votes (3)

RRI, Kediri : Untuk mengedukasi masyarakat, kini  rumah masa kecil, Presiden RI pertama, Soekarno, di Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, kini resmi dicanangkan sebagai Kampung Adat Kebangsaan.

"Alhamdulillah, dengan cara ini kami bisa mengedukasi generasi muda di Kediri dan Tanah Air, seperti apa keberadaan rumah masa kecil, Presiden RI pertama, Soekarno yang sekarang jadi Kampung Adat Kebangsaan," kata Pelopor Kampung Adat Kebangsaan, Kushartono, di Situs Ndalem Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Kamis (14/2/2019).

Realisasi Kampung Adat Kebangsaan ini, ungkap Kushartono, diwujudkan karena Desa Pojok merupakan kampung kecil yang sarat dengan adat dan wawasan kebangsaan.

Terlebih lagi, tambah dia, selama ini masyarakat di kawasan tersebut tergolong kerapkali melestarikan kegiatan kebangsaan. Bahkan, mereka juga berupaya mempertahankan budaya Bangsa Indonesia.

"Umumnya, kalau ada hari besar nasional di kampung ini sering mengadakan upacara, serta pagelaran seni budaya," katanya.

Bahkan, sebut dia, pada acara tersebut pihak pengelola Situs Ndalem Pojok juga mengundang berbagai tokoh lintas agama. Hal ini bertujuan, makin memperkuat karakter nasionalis kebangsaan dari.berbagai lapisan masyarakat.

"Misalnya saja, saat digelar agenda peringatan hari Sumpah Pemuda, kami memperingatinya dengan menggelar Kirab sejumlah Kitab penting zaman Kerajaan Majapahit. Seperti Kirab Kitab Sutasoma, Negarakertagama, hingga Kitab Pararaton," katanya.

Di sisi lain, dicetuskannya Kampung Adat Kebangsaan ini juga didukung dengan keberadaan Situs Ndalem Pojok, yang telah ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya rumah masa kecil Presiden RI pertama, Soekarno.

"Kawasan ini, memang layak untuk dikembangkan dan dikenal lebih dekat oleh generasi muda di Tanah Air," katanya.

Dia pun berharap, ke depan, serangkaian agenda di Kampung Adat Kebangsaan tersebut, tidak berhenti pada kegiatan peringatan dan upacara hari besar nasional. Akan tetapi, berbagai peristiwa penting juga digelar di kawasan ini, seperti hari lahir lambang negara, hari santri, dan hari lahir lagu kebangsaan Indonesia Raya. (ac)

  • Tentang Penulis

    Ayu Citra Sukma Rahayu

    Reporter SP RRI Kediri

  • Tentang Editor

    Rio Putera Perdhana

    Admin Website-Media Sosial RRI Surabaya / website.rrisby@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00