• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ruang Publik

Tingkatkan Kualitas Lingkungan, Pemkab Kediri Renovasi RTH Bertahap

23 January
11:58 2019
0 Votes (0)

RRI, Kediri : Untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan lingkungan sekitar Pemerintah Kabupaten Kediri terus membenahi berbagai ruang terbuka hijau (RTH) di wilayahnya. Upaya itu ditunjukkan melalui Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Kediri pada tahun ini.

"Namun, tentang adanya anggapan masyarakat bahwa kami hanya memusatkan pembenahan Ruang Terbuka Hijau atau RTH di Kecamatan Pare, hal itu tidak benar," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri, Putut A S, di Kediri, Rabu (23/1/2019).

Dia mengaku, bahwa pembenahan RTH ini telah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Bahkan hal ini juga dilihat dari berbagai aspek, terutama bagaimana kondisi sarana publik saat ini.

Seperti pada tahun ini, tambah dia, Pemkab Kediri telah meresmikan pendirian Taman Hutan Kota Pare dan Taman Ringin Budho Pare. Keduanya, dipastikan bakal memberikan penambahan lahan hijau dan ruang hiburan tersendiri bagi masyarakat di Kecamatan Pare dan sekitarnya.

"Bahkan tak hanya bagi masyarakat umum, kedua RTH ini juga merangkul pedagang kaki lima (PKL) setempat dan kami mengumpulkannya di sentra kuliner, di masing-masing RTH," katanya.

Sementara itu, sebelumnya, Bupati Kediri, Haryanti Sutrisno mengemukakan, pemda setempat juga berkomitmen bakal terus memperluas pembenahan taman dan ruang terbuka hijau di kecamatan lain.

"Berbagai upaya itu bakal direalisasikan secara bertahap. Kalau tahun lalu, kami sudah merombak Taman Ngadiluwih dan kini berhasil menarik minat banyak pengunjung," katanya.

Misalnya, ulas dia, pada tahun ini, pihaknya telah membidik 2 sarana publik, yang akan diperbaiki. Masing-masing tempat itu, antara lain objek Wisata Arca Totok Kerot di kawasan Simpang Lima Gumul/ SLG, dan RTH di Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri.

"Semua RTH ini, adalah wujud perhatian dan apresiasi kami kepada masyarakat. Khususnya, karena mereka telah membayarkan pajak tepat waktu, maka kami mengembalikan dana tersebut dengan wujud pembenahan ataupun pengadaan sejumlah RTH," katanya.

Semua area ini, lanjut dia, ke depan bakal memiliki fasilitas yang sama, seperti halnya yang diadakan di Taman Hutan Kota Pare dan Taman Ringin Budho. Misalnya saja, tempat sampah, sarana toilet, mushola, sentra kuliner, hingga arena permainan anak.

"Namun, kami imbau kepada para PKL yang berjualan di sentra kuliner, agar mencantumkan harga makanan dan minuman. Ke depan, jangan sampai, ada pengunjung yang mengeluh harga kuliner di sini mahal," katanya.

Sebagai informasi, pada pembukaan perdana Taman Hutan Kota Pare, Senin (21/1/2019) terlihat sejumlah PKL telah menempati lapak usahanya. Mereka juga memasang daftar harga aneka kuliner, seperti Rica-rica Mentok, Soto Daging, Aneka Penyetan, dan Ayam Geprek, masing-masing dibanderol seharga Rp 10.000 per porsi.(ac)

  • Tentang Penulis

    Ayu Citra Sukma Rahayu

    Reporter SP RRI Kediri

  • Tentang Editor

    Rio Putera Perdhana

    Admin Website-Media Sosial RRI Surabaya / website.rrisby@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00