• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sosial

Partai NasDem Serahkan 19 Truk Bantuan dari Jatim ke Korban Tsunami Lampung

7 January
17:46 2019
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : Setelah melakukan perjalanan panjang melalui jalur tol Trans Jawa, menyeberang selat Sunda, rombongan 38 armada truk Partai NasDem Jawa Timur yang membawa bantuan dari warga Jawa Timur akhirnya tiba di wilayah terdampak tsunami di Lampung Selatan.

Dari 38 armada truk sebanyak 19 truk berisi bantuan dari warga Jatim, secara simbolis diserahkan ke Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto untuk diserahkan ke korban tsunami Selat Sunda yang melanda beberapa kecamatan di Lampung Selatan.

Ketua DPW Partai NasDem Lampung Taufiq Basari saat menyampaikan, yang terpenting apa yang dihantarkan armada kemanusiaan Partai NasDem adalah bentuk kepedulian, solidaritas lintas batas. 

"Terkait kemanusiaan mau di ujung manapun, karena sama-sama manusia tentu apa yang dirasakan para korban juga dirasakan sesama," katanya di acara penyerahan 19 armada kemanusiaan di Posko Penanganan Darurat Bencana Tsunami Kabupaten Lampung Selatan, di pendopo Pemkab Lampung Selatan, Senin (7/1/2019).

Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP NasDem Effendy Choirie atau Gus Choi mengatakan, penyerahan bantuan ini penuh sejarah dalam rangka menjalankan tugas kemanusiaan.

"Ada dua hal sebagai DPP dan wabil khusus DPW NasDem Jawa Timur. Pertama, kami ikut merasa prihatin, ikut bersimpati, sedih terhadap saudara kami yang terkena musibah. Tahap pertama, paling tidak kami ikut prihatin dan berdoa dari Jawa," kata Gus Choi.

Katanya, NasDem berkolaborasi dengan warga Jawa Timur dengan bentuk aksi kemanusiaan ini. Bantuan dari warga Jatim yang terkumpul ada 38 truk armada kemanusiaan, yang akan dibagi menjadi 19 untuk korban tsunami di Lampung Selatan dan Banten.

"Rakyat Jawa Timur penuh gairah memberikan sumbangan. Mudah-mudahan ke depan tidak ada bencana. Dan bencana itu artinya banyak, bisa menjadi ujian dan cobaan untuk meningkatkan kwalitas kemanusiaan," katanya.

Kedua yakni, sesama warga negara, yang tidak memikirkan jaraknya jauh atau dekat.

"Tapi itulah Indonesia. Mulai dari Banyuwangi (Jawa Timur) sampai Lampung itu menyakini bahwa Indonesia ini beragam. Menyakini bahwa Indonesia itu Bhineka Tunggal Ika bukan  slogan, tapi itu fakta. Karena itu, Presiden Jokowi selalu menyampaikan bahwa persatuan dan kesatuan Indonesia itu mutlak," terangnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00