• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Serba-Serbi

Satwa Nusantara, Aplikasi Digital Bagi Peternak Sapi dari XL

20 December
03:06 2018
0 Votes (0)

KBRN, Situbondo : Guna meningkatkan pengetahuan dan mengedukasi masyarakat desa Karang Tekok, Situbondo, Kementerian Desa Tertinggal dan Transmigrasi, bersama dengan Universitas Jember serta XL Axiata Tbk, meluncurkan aplikasi Satwa Nusantara. 

Melalui aplikasi ini, masyarakat yang sebagian besar adalah peternak sapi ini, mendapat pengetahuan cara ternak sapi yang berkualitas, sehingga dapat meningkatkan taraf perekonomian warga setempat. 

Head Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih menjelaskan, aplikasi ini merupakan bagian dari kajian manajemen untuk mengatur ulang mata rantai dari hulu ke hilir. Baik dari sisi peternakan maupun perdangannya.

"Kemudian juga pakan ternak-nya hingga sampai nanti ke depan harapan nanti bisa sampai ke layanan jual belinya," ujarnya, Rabu (19/12/2018).

Selama ini, para peternak sapi membiarkan sapi sapi mereka berkeliaran di Taman Nasional Baluran. Namun ketika musim kering, sapi sapi tersebut mengalami penurunan kesehatan.

Dengan aplikasi ini nantinya, peternak diajarkan untuk mengandangkan sapi, serta bagaimana menyediakan dan memberikan pakan ternak yang berkualitas, meski pada musim kering. 

Sementara itu, Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Samsul Widodo mengakui, di desa ini, selain dikembangkan bagaimana beternak yang baik, juga diperkenalkan pola pertanian yang menguntungkan bagi warga. 

Bahkan Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto memberikan apresiasi atas peluncuran Satwa Nusantara ini. Diakuinya, hal ini menjadi solusi yang tepat, karena bila menunggu program-program yang direncanakan oleh pemerintah penduduk masih ada tahapan-tahapan waktu.

"Karena itu kami ucapkan terima kasih kepada XL telah memberikan perhatian kepada masyarakat kami di Karang Tekok," ujarnya. 

Bupati berjanji akan melakukan pengawasan dan pendampingan secara simultan dan terus menerus, agar perilaku peternak yang membiarkan sapi mereka di alam liar, tidak dilakukan kembali. 


tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00