• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Serba-Serbi

Kemendes Kembangkan Desa Pintar di Desa Karang Tekok Situbondo

19 December
04:55 2018
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia (Kemendesa) akan melaunching Xmart Village di Desa Karang Tekok, Situbondo. 

Pembangunan desa pintar ini, bekerjasama dengan salah satu operator seluler Indonesia, PT XL Axiata Tbk. Dan akan diresmikan pada Rabu 19 Desember 2018.

Head Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih menjelaskan, Desa Karang Tekok merupakan desa kelima yang mendapatkan pembinaan pemanfaatan teknologi komunikasi untuk perekonomian setempat. 

"Program ini kita mulai sejak tahun 2013. Desa Karang Tekok, menjadi desa kelima yang kita bina. Kita mulai di daerah Garut Kamojang, ada satu desa lagi, Jateng, ini desa kelima," jelasnya, Selasa malam (17/12/2018).

Dijelaskannya, dari awal tahun 2018, pihaknya telah memilih beberapa area. Tetapi bentuknya adalah Desa binaan. Sedangkan di Situbondo tidak hanya dilakukan pembinaan tetapi juga mempelajari apa kebutuhan desa tersebut.

"Karang Tekok, diseputaran Baluran, mata pencaharian peternak sapi, tapi dengan pengetahuan dan alat alat minim, sehingga miskin dan tidak maju maju. Bahkan ada yang memanfaatkan kekurangan mereka," katanya. 

Melalui Xmart Village, diharapkan dapat meningkatkan taraf perekonomian masyarakat setempat. 

Sementara itu, Group Head East Region, Mochammad Imam Mualim menjelaskan, jumlah pengguna internet di Indonesia cukup besar. Tantangannya saat ini bagaimana operator menyediakan infrastruktur yang memadai.

"Agar masyarakat menikmati dunia digital dan perkembangan teknologi," akunya. 

Diakuinya, berdasarkan data, pertumbuhan penggunaan internet di Pulau Jawa masih menduduki peringkat pertama yakni sebesar 58 persen atau sebanyak 84 juta pengguna. 

"Trafik data meningkat, tahun ini kenaikan data mencapai 59 persen, sangat besar," katanya. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00