• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Serba-Serbi

Kapolda Jatim Apresiasi Bripka Andreas, Korban Ketapel Paciran

30 November
08:55 2018
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim) Irjen Pol Luki Hermawan, secara khusus memberikan penghargaan kepada Bripka Andreas, anggota Satlantas Polsek Paciran, Lamongan. 

Bripka Andreas Dwi Anggoro, mengalami luka mata bagian kanan, setelah terkena kelereng yang diketapelkan pelaku penyerang pos polisi di Wisata Bahari Lamongan (WBL), pada Selasa dini hari 20 November 2018.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan didampingi Wakapolda Jatim, Brigjen Toni Harmanto, secara simbolis memberikan penghargaan berupa Piagam dan juga talih asih kepada Bripka Andreas. 

"Pemberian penghargaan kepada Bripka Andreas, yang mana sebagai anggota Polsek Paciran," ujar Kapolda disela pemberian penghargaan, Jumat (30/11/2018).

Kapolda Jatim memberikan apresiasi atas usaha dan upaya Bripka Andreas yang tidak hanya melawan pelaku penyerangan pos polisi, tetapi juga berhasil mengejar dan menangkap kedua pelaku. 

"Saat berdinas, mengetahui ada masyarakat yang tidak dikenal melakukan penyerangan. Naluri sebagai anggota, Bripka Andreas melakukan pengejaran dan penangkapan," terang Kapolda. 

Menurut Kapolda, Bripka Andreas patut mendapatkan penghargaan tersebut, lantaran saat melakukan pengejaran dan penangkapan pelaku, anggota lalu lintas Polsek Paciran tersebut dalam keadaan terluka. 

"Ini dalam keadaan terluka, ini luar biasa, anggota kami dari jajaran Polda. Walaupun dalam keadaan terluka mengejar dan tertangkap pelaku," ucap Kapolda. 

Berita sebelumnya, pos polisi di WBL dilempar batu oleh orang tak dikenal pada Selasa dini hari sekira pukul 01.00 WIB. Kaca pos polisi pecah. Bripka Andreas yang berjaga lalu mengejar si pelempar batu dengan motor. 

Pelaku berboncengan dengan SA, menghadang di Pasar Blimbing. Lalu mengeluarkan katapel dan melontarkan biji kelereng ke arah Bripka Andreas. Mata kanan polisi itu terkena tembakan kelereng. 

Namun, dia tetap mengejar pelaku yang coba melarikan diri. Akhirnya pelaku berhasil ditangkap, setelah Bripka Andreas menabrakkan motornya. Pelaku diamankan di kantor Kepolisian Sektor Brondong.

Kini, kedua pelaku yang diduga masuk dalam jaringan kelompok radikal tersebut, dalam pemeriksaan Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri. 

  • Tentang Penulis

    Anik Hasanah

    Reporter RRI Surabaya

  • Tentang Editor

    Rio Putera Perdhana

    Admin Website-Media Sosial RRI Surabaya / website.rrisby@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00