• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kriminal

Polda Jatim Bekuk Komplotan Spesialis Curanmor Antar Kota

8 October
20:09 2018
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : Subdit III Jatanras, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, berhasil meringkus dua pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor), baik roda dua maupun roda empat. 

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Barung Mangera menjelaskan, modus operandi yang dilakukan komplotan ini adalah dengan cara merusak lubang kunci, dengan alat kunci T. 

"Dua orang ini spesialis curanmor, yang mana 12 TKP dan 4 TKP," terangnya, Senin (8/10/2018).

Sementara itu, Wadireskrimum Polda Jatim, AKBP Juda Nusa Putra mengatakan, keduanya merupakan satu jaringan atau kelompok. Kelompok pertama dengan pelaku Muhammad Imron alis Baron.

"Dia ini jaringannya bersama sama dengan 5 orang temannya yang sampai sekarang masih dalam pencarian rekan-rekan dari Subdit Jatanras," ungkapnya. 

Terkait dengan Muhammad Imran ini, selain menjadi pelaku, Baron alias Imran ini juga dikenal sebagai 480 atau penadah. Dijelaskannya, semua dari jaringan yang merampok atau mengambil kendaraan, dijual ke Imron.

"Jadi dia ini pemain sekaligus penadah," tambahnya. 

Tersangka kedua adalah Muhammad Sholihin alias Lihin. Polisi mencatat TKP yang pernah menjadi sasaran pelaku, sebanyak 11 TKP, masing masing di Pasuruan dan Malang Kota. Dengan sasaran kendaraan roda dua. 

"Semua hasil kejahatan ini semua diserahkan kepada saudara Imran ini," paparnya. 

Sasaran pelaku adalah kendaraan yang ditinggalkan oleh pemiliknya, atau yang ada di rumah. Para pelaku rupanya pemain lama atau residivis. Dan polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lain dan dugaan TKP lainnya. 

"Modusnya, mereka ini melihat situasi juga. Ada juga yang TKP rumah kosong," imbuhnya. 

Sementara itu, Kasubdit III Jatanras, AKBP Leonard M. Sinambela memaparkan, kelompok ini beraksi secara bersama-sama. Tersangka Baron dengan 4 DPO lainnya itu, mainnya selalu malam hari. 

"Mereka bagi tugas. Ada yang untuk eksekutor dalam hal ini mengambil dengan menggunakan kunci T, kemudian ada juga yang mengamati lingkungan sekitar, apakah ada satpam atau ada pemilik kendaraan," terangnya. 

Barang bukti yang diamankan dari tersangka Imron antara lain, satu unit mobil Suzuki Vitara warna hijau, satu unit mobil Toyota Kijang Grand Ekstra warna birul, satu unit mobil Daihatsu Ayla warna putih, satu unit sepeda motor Yamaha Mio J warna putih kombinasi merah, satu unit sepeda motor Yamaha Vega.

Barang bukti lainnya adalah empat unit HP berbagai merk milik pelaku, tiga buah BPKB kendaraan bermotor, lima buah plat nomor kendaraan bermotor, tiga buah kunci L yang sudah dimodifikasi untuk kejahatan, satu buah kunci T, tiga buah anak kunci T, tiga tas slempang warna hitam. 

Sedangkan barang bukti dari tersangka Sholihin antara lain, satu unit sepeda motor Jupiter warna hitam, enam buah HP berbagai jenis, satu set kunci T, satu buah STNK, dan satu buah tas warna hitam.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00