• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sosial

Penyaluran Perdana, Pemkab Kediri Imbau Perangkat Desa Evaluasi Data BPNT

4 October
20:31 2018
0 Votes (0)

RRI, Kediri : Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kini mulai dilakukan pertama kali, oleh Pemerintah Kabupaten Kediri, melalui Dinas Sosial setempat.

"Meski bantuan BPNT ini baru pertama kali di sini, tapi banyak masyarakat menilai ada sejumlah penerima bantuan belum tepat sasaran," kata Mujiyem, penerima bantuan BPNT dari Desa Kerep, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, di lokasi pembukaan rekening BPNT, di Balai Desa Jati, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, Kamis (4/10/2018).

Dia mengaku, saat ini ada beberapa tetangga desanya yang hidup berkecukupan, justru terdaftar dan menerima kartu BPNT dari Bank BNI. Padahal, warga tersebut tak hanya tergolong mampu, tapi juga sejumlah hewan ternak.

"Tetangga saya ada yang punya sapi sebanyak enam ekor, tapi dia dapat bantuan ini. Saya saja yang tergolong kurang mampu baru dapat bantuan sekarang, meskipun selama ini sekadar kartu KIS saja juga tidak dapat," katanya.

Oleh karenanya, Mujiyem berharap, agar pemda setempat lebih selektif dalam menyalurkan bantuan. Apalagi ada banyak warga kurang mampu di wilayah ini, yang seharusnya ideal sebagai keluarga penerima manfaat (KPM). Misalnya, para janda kurang mampu serta orang lanjut usia dan memiliki penyakit.

Menanggapi hal ini, di lokasi ini pula, Kepala Bidang (Kabid) Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Kediri, Ariyanto menegaskan, bahwa untuk data penerima manfaat yang menentukan 'by name by address' adalah Kementerian Sosial RI.

"Namun, untuk memperketat pengawasan di lapangan,maka diperlukan evaluasi pendataan secara rutin setiap bulan dari perangkat desa setempat," katanya.

Apalagi, lanjut dia, sasaran utama untuk mengurus program ini adalah wanita yang berusia dewasa. Lantaran, program BPNT ini merupakan pengganti dari program sosial sebelumnya yakni pemberian beras sejahtera atau rastra.

"Ke depan, warga yang memiliki kartu BPNT ini bakal menerima transfer dana senilai Rp 110.000 tiap bulan. Dana ini dapat dibelanjakan untuk bahan pokok, seperti beras dan telur di sejumlah e-warong yang telah terbentuk di Kabupaten Kediri," katanya. (ac)

  • Tentang Penulis

    Ayu Citra Sukma Rahayu

    Reporter SP RRI Kediri

  • Tentang Editor

    Rio Putera Perdhana

    Admin Website-Media Sosial RRI Surabaya / website.rrisby@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00