• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Haji & Umrah

Wabup Kediri Imbau Jamaah Jadi Duta Bangsa Indonesia

11 August
19:36 2018
0 Votes (0)

RRI, Kediri: Pada musim haji tahun 2018, Wakil Bupati Kediri, Masykuri Ikhsan berpesan kepada 1.341 jamaah haji asal Kediri, agar mereka dapat menjadi Duta Bangsa Indonesia.

"Upaya ini dapat diwujudkan oleh para jamaah dengan menjaga citra baik Bangsa Indonesia," kata Wakil Bupati Kediri, Masykuri Ikhsan, di Kabupaten Kediri, Sabtu (11/8/2018).

Lantaran, ungkap dia, selama berlangsungnya musim haji, jamaah haji asal Indonesia terkenal, sebagai jamaah paling santun dan tertib, dibandingkan jamaah dari negara lain.

Kondisi ini bahkan sempat dialami Masykuri, saat dia menunaikan ibadah haji pada tahun 2017 lalu. Saat di Mekkah, jamaah asal Indonesia banyak memperoleh sarana dan layanan terbaik dibandingkan jamaah lain.

"Langkah ini karena mereka seringkali disiplin, dan mematuhi aturan petugas haji di sana," katanya.

Ditambahkan oleh dia, bahwa upaya untuk menaati aturan di Tanah Suci ini, sangatlah penting dilakukan. Hal ini menyusul, adanya perbedaan tata tertib, kondisi cuaca, hingga perbedaan karakter manusianya.

Terkait dengan perbedaan iklim yang sangat ekstrem di Mekkah, Masykuri mengimbau, supaya para jamaah banyak mengonsumsi air putih, dan air zam-zam.

"Hal itu agar para jamaah tidak mengalami dehidrasi selama beribadah haji di Mekkah. Bahkan ada baiknya sering makan sayur, aneka buah, dan vitamin," katanya.

Dia berharap, agar ke depan para tamu Allah SWT ini dapat menjalani ibadah hajinya dengan baik. Bahkan mereka juga kembali ke Tanah Air dengan kondisi sehat.

"Kami selalu mendoakan, para jamaah ini berangkat utuh, dan pulang juga utuh. Dengan begitu, mereka menjadi haji mabrur," katanya. (ac)

  • Tentang Penulis

    Ayu Citra Sukma Rahayu

    Reporter SP RRI Kediri

  • Tentang Editor

    Rio Putera Perdhana

    Admin Website-Media Sosial RRI Surabaya / website.rrisby@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00