• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Haji & Umrah

Wawali Kota Kediri Imbau JCH Tidak 'Ngeyel' Saat Beribadah

30 July
14:17 2018
0 Votes (0)

RRI, Kediri: Wakil Wali (Wawali) Kota Kediri, Lilik Muhibbah mengimbau jamaah calon haji berusia lanjut, agar tidak bertindak 'ngeyel' saat menjalankan ibadah haji. Khususnya, saat mereka diberi arahan oleh ketua tim rombongan selama di Tanah Suci.

"Dalam menjalankan ibadah suci ini diperlukan sikap yang santun, baik, dan patuh terhadap semua aturan dari ketua tim rombongan haji. Biasanya kalau sudah berusia tua, banyak yang cenderung 'ngeyel', mudah-mudahan sikap ini tidak ada di JCH Kota Kediri, kata Wakil Wali Kota Kediri, Lilik Muhibbah, saat melepas keberangkatan 341 jamaah calon haji asal Kota Kediri Tahun 2018, di Ruang Joyoboyo, Balai Kota Kediri, Senin (30/7/2018).

Lilik mengimbau, bagi jamaah calon haji yang berusia lanjut agar membawa diri dengan baik. Para jamaah calon haji Kota Kediri ini, juga harus mempunyai rasa toleran yang tinggi, mengingat suhu udara di Mekkah yang mencapai 42 derajat Celcius.

"Suhu di Mekkah boleh panas, tapi hati kita harus selalu dingin. Jangan mudah terbawa emosi dan JCH juga harus selalu sabar," katanya.

Dia pun mendoakan, semoga semua jamaah yang berangkat dan pulang dapat dengan rombongan yang sama, serta  dapat menjadi haji yang mabrur. 
Di lokasi ini pula, Lilik juga meminta, agar para jamaah, mendoakan Kota Kediri semakin sukses ke depannya. Lantaran hampir di setiap daerah di Mekkah, merupakan tempat yang mustajabbah.

Dalam acara ini, Wawali Kota Kediri, Lilik Muhibbah, juga menyerahkan secara simbolis sejumlah cenderamata kepada jamaah termuda, bernama Shofia Assalma usia 20 tahun, dan jamaah tertua, bernama Sri Murniatun Wasito, berusia 87 tahun.

Sementara itu, Kepala Seksi Haji dan Umroh, Kantor Kemenag Kota Kediri, Tjijik Rahmawati,  menyatakan, umumnya semua jamaah dinyatakan sehat oleh tim kesehatan haji Indonesia. Bahkan kondisi fisik mereka juga dipastikan siap, menempuh perjalanan panjang untuk berangkat ke Tanah Suci.

"Tapi kami minta doa kepada masyarakat, karena ada 1 orang jamaah, bernama Rosyadi yang saat acara pelepasan JCH sempat pingsan dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit/ RSUD Gambiran Kota Kediri," katanya.

Tjijik berharap, setelah dirawat beberapa waktu ini, jamaah sakit bernama Rosyadi ini bisa kembali sehat. Bahkan dapat berangkat bersama rombongan jamaah haji lainnya ke Mekkah.

Untuk diketahui, turut hadir dalam acara ini Sekretaris Daerah Kota Kediri, Budwi Sunu, Kepala Kantor Kemenag Kota Kediri, Ahmad Zuhri, Kepala Bagian Hukum Pemerintah Kota Kediri, Yoyok Susetno Hartoyo, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemkot Kediri, Ardi Handoko, Kepala Bagian Pembangunan Pemerintahan Kota Kediri, Budi Waluyo, KH Kafabihi Mahrus beserta Istri, serta 341 jamaah yang dilepas dari Kota Kediri. (ac)

  • Tentang Penulis

    Ayu Citra Sukma Rahayu

    Reporter SP RRI Kediri

  • Tentang Editor

    Rio Putera Perdhana

    Admin Website-Media Sosial RRI Surabaya / website.rrisby@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00