• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pariwisata

Perkembangan Desa Wisata Di Kabupaten Kediri Makin Membanggakan

10 July
18:56 2018
0 Votes (0)

RRI, Kediri: Untuk meningkatkan taraf hidup, dan kesejahteraan warganya, Bupati Kediri, Haryanti Sutrisno meminta mereka mengoptimalkan keberadaan Desa Wisata.

"Sampai sekarang perkembangan Desa Wisata di wilayah ini sangat membanggakan," kata Bupati Kediri, Haryanti Sutrisno, di Kabupaten Kediri, Selasa (10/7/2018).

Hal ini, ungkap dia, terlihat dari jumlah desa wisata, yang kini mencapai 20 desa wisata di wilayah Kabupaten Kediri. Jumlah ini mengalami peningkatan signifikan, dibandingkan tahun lalu yang hanya ada beberapa desa saja.

"Penambahan jumlah Desa Wisata ini seiring kemudahan dari Pemerintah Pusat, terutama dalam penyaluran dana desa. Dari dana inilah, akhirnya masyarakat di pedesaan bisa mengembangkan desanya menjadi salah satu desa wisata," katanya.

Ditambahkan oleh Haryanti, perkembangan desa wisata ini juga terbukti mampu menambah kesejahteraan warga setempat. Lantaran, dalam satu paket wisata mereka terdiri dari sejumlah pelaku usaha.

"Ada yang sebagai pelaku usaha souvenir, homestay atau tempat menginap hingga pengusaha UMKM," katanya.

Untuk itulah, lanjut orang nomor satu di Kabupaten Kediri ini,pada agenda Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri tahun ini, ada puluhan pelaku usaha Desa Wisata yang ikut pameran.

"Mereka berupaya menarik perhatian wisatawan, dengan menjual serangkaian paket wisata unggulan," katanya.

Untuk diketahui, perkembangan Desa Wisata di Kabupaten Kediri ini, misalnya saja, tampak di Desa Wisata Joho di Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri. Keberadaan Desa Wisata ini, menyajikan paket wisata alam dan sebagai sentra penghasil madu berkualitas. (ac)

  • Tentang Penulis

    Ayu Citra Sukma Rahayu

    Reporter SP RRI Kediri

  • Tentang Editor

    Rio Putera Perdhana

    Admin Website-Media Sosial RRI Surabaya / website.rrisby@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00