• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Mudik - Balik

Kemenhub Temukan Bus Tak Layak Jalan Di Terminal Tamanan Kediri

10 June
18:57 2018
0 Votes (0)

RRI, Kediri: Sejumlah penyidik dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menemukan ada satu unit bus tak layak beroperasional pada masa angkutan mudik Lebaran 1439 Hijriah.

"Kami temukan ada satu unit bus dari PO Kawan Kita, yang melanggar 7 item aturan keselamatan di jalan. Misalnya, tidak adanya pintu dan jendela darurat," kata Penyidik Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Dukut Siswantoyo, saat menggelar patroli gabungan dalam sidak dan tes urine, di Terminal Tamanan Kota Kediri, Minggu (10/6/2018).

Menurut dia, jika mengacu pada aturan pemerintah tersebut maka sepantasnya bus tersebut kena tilang dan tidak diperbolehkan beroperasional. Namun, karena adanya itikad baik dari si pengemudi maka pihaknya hanya dikenakan peringatan.

"Hal ini karena seharusnya yang kena bukan sopir busnya, tapi perusahaan otobus bersangkutan. Kenapa ada bus tak layak jalan yang bisa beroperasi saat arus mudik ini," katanya.

Ke depan, tegas dia, kalau peringatan tersebut tidak diindahkan oleh pihak PO, maka petugas Kemenhub setempat tak akan segan memberikan surat tilang dan melarang bus ini beroperasi di jalan raya.

"Tujuannya, hal ini demi keselamatan penumpang pada masa angkutan mudik Lebaran 1439 Hijriah," katanya.

Di lokasi yang sama, Sopir Bus dari PO Kawan Kita, Pamuji, mengaku, pihaknya memang baru mengoperasikan bus tersebut. Lantaran memang, armada ini tergolong baru dikeluarkan dari perusahaan untuk dijalankan pada masa angkutan mudik ini.

"Tapi, ya seperti ini akhirnya. Saya terpaksa harus kembalikan bus ini ke perusahaan, daripada kena tilang di jalan dan dilarang beroperasi oleh petugas," katanya.

Sementara itu, Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Tamanan Kota Kediri, Masnun, membenarkan, bahwa pada agenda tersebut ditemukan sopir bus yang tidak memiliki syarat kelayakan jalan. Oleh karenanya, dia akan segera menghubungi pihak PO bersangkutan, supaya seluruh armadanya yang tidak layak jalan segera diperbaiki.

"Kemudian, semua persyaratan surat dan bagian bus yang tidak lengkap, dapat segera dipenuhi. Hal ini karena berkaitan dengan keselamatan penumpang, sebagai tujuan utama," katanya.

Perlu diketahui, dalam kegiatan tersebut penyidik Kemenhub bersama sejumlah petugas terkait tak hanya memeriksa kondisi kesehatan sopir bus. Akan tetapi, juga memeriksa secara keseluruhan fisik bus, mulai dari ketebalan ban, serta keberadaan pintu dan jendela darurat. Bahkan juga melibatkan petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kediri, baik dalam sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba hingga menggelar tes urine kepada para sopir bus. (ac)

  • Tentang Penulis

    Ayu Citra Sukma Rahayu

    Reporter SP RRI Kediri

  • Tentang Editor

    Rio Putera Perdhana

    Admin Website-Media Sosial RRI Surabaya / website.rrisby@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00