• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Haji & Umrah

Wagub Jatim Minta Jamaah Persiapkan Diri Terhadap Cuaca Panas di Arab Saudi

10 August
02:04 2017
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : Sejak kloter 1 sampai dengan kloter 40, keberangkaran jamaah calon haji dari embarkasi Surabaya, berjalan lancar. Hal itu diakui Wakil Gubernur Jatim Syaifullah Yusuf, saat meninjau jelang keberangkatan jamaah asal Kota Malang.

Gus Ipul bersyukur, semua jamaah sampai dengan kloter 40 tidak ada yang tertunda keberangkatannya, terlebih karena masalah visa. Kepada Wagub, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memberi penjelasan jika sampai kloter 40 seluruhnya bisa berangkat. 

"Ya tidak ada masalah, ada yang ketinggalan? Yang nggak jadi berangkat karena sakit, lain-lain? yang belum ada sampai sekarang. Secara umum lancar, " kata Wagub, Rabu (9/8/2017).

Gus Ipul juga mengapresiasi kerja keras para panitia, mulai dari Depag, tim kesehatan, pihak imigrasi, hingga petugas pebgamanan yang telah memberikan pelayanan maksimal kepada para jamaah. 

"Tentu kita gembira bisa lebih baik dari tahun kemarin, lebih lancar dari tahun kemarin," akunya. 

Disisi lain, Wagub juga menghimbau kepada jamaah untuk menjaga diri, mempersiapkan fisik dengan prima, dengan kondisi cuaca yang cukup panas di Arab Saudi. Dilaporkan jika cuaca naik turun hingga 45°.

"Memang cukup panas. Para jamaah haji ini kan sudah mempersiapkan diri dengan baik, mudah-mudahan nanti disana bisa mengatasi teriknya Matahari," jelasnya. 

Selain itu, Wagub juga memberikan semangat bagi seluruh jamaah calon haji, khususnya bagi jamaah berusia lanjut. Gus Ipul bahkan menyempatkan diri untuk menghampiri jamaah renta yang duduk di kursi roda, dan berharap mereka dapat melalui rangkaian haji, hingga pulang ke tanah air. (Anik) 

  • Tentang Penulis

    Anik Hasanah

    Reporter RRI Surabaya

  • Tentang Editor

    Rio Putera Perdhana

    Admin Website-Media Sosial RRI Surabaya / website.rrisby@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00