• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Haji & Umrah

Tiga Faktor Yang Membuat Bumil Gagal Ibadah Haji

30 July
17:37 2017
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : Panitia Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) maupun pemerintah menerapkan larangan bagi ibu hamil untuk melaksanakan ibadah haji. Rupanya ada alasan medis yang membuat larangan tersebut diberlakukan, demi kebaikan si janin maupun sang ibu. 

Dokter Boy Abidin, SpOG disela seminar Edukasi Kehamilan di Surabaya menjelaskan, larangan terhadap ibu hamil untuk berangkat haji, semata untuk kebaikan bagi kedua belah pihak. Baik si ibu maupun calon bayi dalam kandungan. 

Dikatakannya, ada tiga alasan mendasar yang membuat ibu hamil tidak diperkenankan naik haji. Antara lain, bumil rentan atau beresiko tertular virus atau penyakit, ketika berkumpul dengan orang yang datang dari berbagai belahan dunia. 

"Nah, disitu di tempat tempat yang padat, di tempat tempat berkumpulnya orang. Ada kemungkinan beredar virus dan penyakit dan segala macam," papar dr. Boy. 

Faktor kedua tambah dr. Boy adalah vaksin. Setidaknya vaksin yang wajib diberikan kepada jamaah calon haji adalah vaksin influenza dan vaksin menginitis. Keduanya tidak diperbolehkan bagi ibu hamil, karena berbahaya bagi janin. 

"Jadi itu memang ada beberapa resiko dari vaksin tersebut," kata dr. Boy. 

Sedangkan faktor ketiga, papar dr. Boy adalah resiko kelelahan fisik yang dapat membahayakan sang ibu. Karena ibadah haji adalah ibadah fisik, sehingga dibutuhkan kondisi fisik yang sehat dan prima untuk menjalankan semua tahapan ibadah haji. 

"Yang muda saja fisik bisa keteteran, apalagi yang hamil. Jadi ada resiko terjadinya resiko pada kehamilannya," terang dr. Boy. (Anik) 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00