• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pernik Ramadhan

Sensasi Berbuka Puasa Ramadhan dengan Aneka Takjil Berbahan Ketan

9 June
13:14 2017
0 Votes (0)

RRI, Kediri: Menjalani puasa selama satu bulan penuh, terutama pada Bulan Ramadhan ini memang memerlukan stamina, energi, dan asupan gizi yang cukup. Apalagi, ibadah puasa dilakukan umat Islam tidak hanya menahan lapar dan dahaga selama belasan jam.

Untuk itulah, saat berbuka puasa setiap muslim diharuskan memilih menu yang tepat dan bergizi. Misalnya saja Menu Takjil Berbahan Ketan, salah satunya bernama Kolak Ketan.

Salah satu penjual aneka menu ketan di Kota Kediri dengan brand Terminal Ketan, Tri Yudhita, mengatakan, makanan yang diolah dari tangannya ini diyakini bukanlah penganan pada umumnya. Hal itu karena biasanya antara ketan putih dan kolak memang dikonsumsi secara terpisah.

"Kami ingin menciptakan kreasi menu takjil yang tak biasa atau dikatakan anti mainstream. Salah satunya memadukan ketan dan kolak dalam satu wadah," kata Tri Yudhita, di Kediri, Jumat (9/6/2017).

Bahkan, jelas dia, komposisi kolaknya juga berisikan bahan baku yang mengandung serat tinggi dan cocok disajikan saat Ramadhan. Misalnya ditambah labu kuning dan potongan buah pisang yang bagus untuk pencernaan.

"Apalagi, umumnya saat puasa Ramadhan maka seseorang ingin berbuka puasa dengan menu yang tidak berat seperti Nasi tapi juga bukan makanan ringan," katanya.

Melalui olahan Kolak Ketan inilah, Tri Yudhita optimistis, dapat meramaikan khasanah bisnis kuliner di Kota Kediri. Terlebih, menu ini merupakan varian barunya dan sengaja dihadirkan pada bulan Ramadhan ini.

Di samping itu, dia mengaku, sampai sekarang di kota ini memang jarang ada penjual makanan serupa. Bagi masyarakat Kediri yang ingin mencicipi legitnya Kolak Ketan, Tri Yudhita mempersilakan para konsumen untuk datang langsung ke gerainya.

"Lokasi ini berada di Jalan Airlangga Kota Kediri. Tepatnya di depan kantor BPR Kota Kediri dan penjualan ini sengaja dilakukan dengan menggunakan mobil sehingga bisa berpindah ke tempat lain," katanya.

Mengenai kendala penjualan, perempuan berparas cantik ini menguraikan, sejak berjualan selama tiga bulan terakhir faktor penghambatnya adalah cuaca. Bahkan awal Ramadhan ini saja, dia sempat dibingungkan dengan sepinya pembeli. Lantaran, kondisi cuaca di Kota Kediri cenderung mendung dan mulai hujan saat jam ngabuburit tiba.

"Namun, kami memiliki langkah jitu dalam mengatasi hambatan itu yakni dengan berjualan online," katanya.

Meski ditawarkan secara online, menu olahan ketan ini juga beragam ada Ketan Original (Ketan Bubuk), Ketan Cokelat, dan Ketan Durian. Mengenai harga, bagi pemesan via online maka mereka dikenakan ongkos kirim atau ongkir tergantung lokasi.

"Tiap porsi, kami tawarkan mulai Rp5.000 untuk Ketan Original. Lalu, harga Kolak Ketan Rp6.000 dan Ketan Durian Rp13.000 per porsi," katanya. 

Pada awal Ramadhan ini, penjualannya memang masih stabil atau antara 20-30 porsi sehari. Namun kalau di lokasi Car Free Day misalnya di Kawasan Monumen Simpang Lima Gumul, bisa mencapai dua hingga tiga kali lipat dibandingkan penjualan hari normal.

Ke depan, Tri Yudhita ada rencana memperluas jaringan termasuk mau mendirikan tempat penjualan pertamanya di lokasi yang tetap. Dengan begitu dia tidak perlu lagi pindah-pindah lokasi berjualan. Dia berharap, pada Ramadhan tahun depan tempat baru itu bisa diwujudkan sehingga sekaligus bisa melayani konsumen dengan lebih baik. (ac/rpp)

  • Tentang Penulis

    Ayu Citra Sukma Rahayu

    Reporter SP RRI Kediri

  • Tentang Editor

    Rio Putera Perdhana

    Admin Website-Media Sosial RRI Surabaya / website.rrisby@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00