• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Mahasiswa Untag Ciptakan Mesin Roaster Kopi Bertekhnologi Infrared Heater

14 February
16:21 2017
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : Ditangan mahasiswa Teknik Mesin Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) proses sangrai kopi dengan kematangan sesuai menjadi semakin mudah. Melalui tangan dingin Murdianto, mesin roaster kopi berbasis infrared heater berhasil dikembangkan. 

"Dengan kapisitas mesin 500 gram ini mampu menghasilkan sekitar 33 seduhan, karena kopi setelah mengalami proses sangrai akan mengalami penyusutan sekitar 20 persen dari berat yang semula 500 gram tersebut," ungkap Murdianto, Selasa (14/2/2017).

Menurut Murdianto potensi pulau-pulau di Indonesia yang mempunyai varian kopi beranekaragam dapat menjadi nilai tambah. Melihat potensi itu, maka harus diciptakan teknologi tepat guna yang dapat mengolah biji Kopi. Teknologi yang dibutuhkan adalah mesin sangrai kopi atau roaster kopi. 

"Hampir semua bagian ya. Indonesia telah mampu memproduksi lebih dari 400 ribu ton kopi pertahunnya. Dengan kapasitas 500 gram, alat roster kopi berbasis infrared hater ini diharapkan mampu memberikan kopi yang selalu fresh," urainya. 

Ia mengaku mesin hasil karyanya ini mempunyai kelebihan yang tidak dimiliki alat kopi sejenis. Olahan  dihasilkan yang lebih steril karena menggunakan ceramic, serta penempatan heater di dalam drum, yang membuat penyangraian lebih tinggi menjadikan sapa yang menggunakan merasa di untungkan. 

"Ketiga, design portable, sehingga mudah dalam penempatan dan menggunakan monitor touch screen, sehingga memudahan dalam operasional," paparnya.

Dari hasil karya yang diciptakan ini, Murdianto berharap sektor UMKM sektor kopi dapat tumbuh pesat. Terlebih kopi ditanah air ada yang sampai mendunia. (Benz/RPP)

  • Tentang Penulis

    Rio Putera Perdhana

    Admin Website-Media Sosial RRI Surabaya / website.rrisby@gmail.com

  • Tentang Editor

    Rio Putera Perdhana

    Admin Website-Media Sosial RRI Surabaya / website.rrisby@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00