• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

PLN Jatim Targetkan 1000 Penggunaan KeyPoint Sampai Akhir Tahun

10 November
10:43 2016
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur menargetkan menggunakan teknologi yang diberi nama KeyPoint sebagai upaya otomatisasi sistem kelistrikan di seluruh Jawa Timur. 


"Sejak dimulai penggunaan teknologi KeyPoint awal tahun, tepatnya pada 31 Oktober 2016 telah terpasang 710 KeyPoint. Kita targetnya mencapai 1.000 KeyPoint hingga akhir tahun ini," ungkap Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN (Persero) Distribusi Jatim, Pinto Raharjo, Rabu (09/11/2016).

KeyPoint merupakan teknologi berbasis modem yang memungkinkan mengatur proses pemutusan/pengaktifan aliran listrik dari Gardu Induk (GI) melewati penyulang dengan 5 hingga 7 tahapan pengaktifan secara terkontrol dan terpusat di Area Pengatur Distribusi (APD). 

"Jika sebelumnya petugas listrik dengan cara manual dalam mengaktifkan Load Break Switch (LBS), sekarang sudah otomatisasi dengan KeyPoint," terangnya.

Penggunaan teknologi KeyPoint ini sementara terkonsentrasi di kawasan metropolis namun ke depan akan merata ke seluruh jangkauan layanan PLN. Perlu diketahui jumlah pelanggan listrik keseluruhan di Jatim mencapai sekitar 10.500.000 pelanggan. 

"Tentunya pemanfaatan KeyPoint akan lebih meningkatkan layanan PLN kepada seluruh pelanggan," timpalnya.

Ditambahkan, dalam mendukung layanannya, PLN memiliki yang namanya SCADA, merupakan suatu sistem pengolahan data terintegrasi yang berfungsi untuk mensupervisi, mengendalikan dan mendapatkan data secara real time.

"SCADA berfungsi mulai dari pengambilan data pada peralatan pembangkit atau Gardu Induk, pengolahan informasi yang diterima, sampai reaksi yang ditimbulkan dari hasil pengolahan informasi," imbuhnya. (AH/RPP)


  • Tentang Penulis

    Anik Hasanah

    Reporter RRI Surabaya

  • Tentang Editor

    Admin_Surabaya

    <strong>Team</strong> <strong>Website RRI Surabaya / website.rrisby@gmail.com</strong>

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00